Tidak Hanya Bergerak, tetapi Juga Menginspirasi

Tidak Hanya Bergerak, tetapi Juga Menginspirasi

Saat ini, banyak anak muda di Indonesia yang mampu berkarya di bidangnya masing-masing, bahkan membawa kebanggaan. Karya positif menjadi sebuah hasil nyata dari adanya kerja keras serta buah pemikiran yang sudah pasti tidak main-main.

Melalui Sumpah Pemuda, pemuda Indonesia selalu diingatkan dengan nilai kebersamaan dalam berjuang dan berkarya. Pemuda diingatkan untuk tidak menjadi pribadi yang apatis dan individualistis. Melalui dasar pemikiran ini, Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (LKM Unpar) melalui Direktorat Jenderal Kajian dan Aksi Strategis sebagai bagian dari mahasiswa yang termasuk dalam elemen pemuda berusaha untuk mengingatkan kembali akan nilai-nilai serta semangat yang ada di balik peristiwa Sumpah Pemuda tersebut.

Untuk itu, LKM Unpar kembali mengadakan kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda (Persada) 2016 yang mengambil tajuk Muda Bestari dengan menghadirkan sesi talkshow, mural, serta kampanye yang menunjukkan aksi mahasiswa dalam memperingati Sumpah Pemuda di dalam lingkungan kampus melalui parade dengan pembagian stiker dan orasi untuk membangkitkan semangat pemuda.

Selain itu, kegiatan Persada juga diwarnai dengan pertunjukan mural di bawah jembatan layang Pasupati yang menggambarkan nilai-nilai sumpah pemuda serta quotes yang merepresentasikan semangat kepemudaan. Untuk lebih memeriahkan acara, panitia menyelenggarakan pertunjukan open mic dan kumpul komunitas pemuda Bandung di antaranya Bike to Campus, Bandung Breakdance Community, IGers Community Bandung, Pensil Kertas, dan Crescendo TI Unpar.

Kegiatan talkshow yang diselenggarakan di Aula Gedung Fakultas Hukum Unpar pada 28 Oktober 2016 lalu menghadirkan para pembicara yang memberikan inspirasi kepada pemuda. Salah satu pembicara yang juga merupakan alumni program studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Unpar, Atalia Kamil mengungkapkan, pemuda seharusnya menjadi sumber solusi bagi berbagai permasalahan, bukan hanya mengkritik dan mencaci. Selain sebagai istri dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, beliau juga memimpin beberapa organisasi di bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan.

Sejalan dengan hal itu, Rezha Bayu Oktavian menjelaskan bagaimana perannya dalam menggerakkan semangat pemuda dalam melakukan perubahan melalui aksi di media sosial. Sebagai Program Specialist Do Something Indonesia (DSI) yang berada di bawah naungan YCAB Foundation, ia bersama special agent (sebutan untuk duta DSI) di beberapa kota menjalankan beberapa kampanye yang menyenangkan, salah satunya melalui media sosial dengan nilai “Stop complaining, do something!”.

Inspirasi lainnya datang dari Nila Tanzil, alumni program studi HI Unpar lainnya. Nila yang memiliki hobi travelling saat ini dikenal sebagai pendiri Taman Bacaan Pelangi, perpustakaan yang ditujukan bagi anak-anak desa terpencil di wilayah Indonesia Timur, serta menyediakan les membaca gratis. Ribuan buku cerita untuk anak-anak usia sekolah dasar telah ia distribusikan ke lebih dari 20 perpustakaannya yang tersebar di Maluku, Sumbawa, Halmahera, Flores, hingga Papua.

Ia juga kini mendirikan ‘Travel Sparks’, travel agent yang berfokus pada nilai travel with a cause yang memberikan pengalaman berwisata yang menyertakan elemen nilai lokal serta pendidikan dan hasilnya ditujukan untuk menggerakkan Taman Bacaan Pelangi.

Sementara itu, Priston Sagala selaku praktisi sosial yang berjuang untuk mengubah kondisi anak jalanan di kota Bandung serta pandangan masyarakat terhadap mereka dan Maruarar Sirait, politisi PDIP yang juga anggota DPR RI mengatakan bahwa pemuda perlu berusaha bersama dan tidak apatis terhadap berbagai isu atau permasalahan yang ada. Maruarar menambahkan, tidak ada perubahan tanpa dukungan pemuda, hal ini telah terekam dalam sejarah bangsa Indonesia.

Hal yang berbeda dari Persada tahun ini yaitu konsep kepemudaan yang sederhana yaitu untuk dapat berkontribusi bagi negara, tidak perlu melakukan sesuatu yang mewah, tetapi mulai dari hal kecil dan sederhana yang nantinya dapat berdampak besar. Melalui hal tersebut, Persada 2016 berhasil memberikan motivasi serta inspirasi kepada mahasiswa melalui kegiatan positif yang relevan dengan realita pemuda saat ini.

 

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 1 November 2016)

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Nov 1, 2016

X