Ilmu pengetahuan masa kini mengalami perkembangan yang pesat. Perkembangan ini tidak lain dikarenakan oleh kemajuan dalam bidang riset dan pengembangan maupun berbagai inovasi dalam aplikasi ilmu di kehidupan nyata.
Tidak dapat dimungkiri, ketersediaan data yang akurat menjadi komponen penting untuk menjamin hasil riset maupun penerapan di lapangan yang optimal. Untuk itu, setiap praktisi maupun akademisi yang bekerja dalam bidang ilmu apa pun harus mampu menguasai cara-cara mengolah dan menyajikan data dengan baik. Oleh Karena itu, tidak salah bila pengetahuan statistika wajib dikuasai, tanpa melihat keahlian dan keilmuan seseorang.
Namun, bagi sebagian orang, statistika sendiri dianggap tidak begitu penting. Padahal, tanpa adanya kesadaran akan pengolahan dan penyajian data yang baik, data yang dihasilkan dapat diragukan kebenarannya. Bukan tidak mungkin, data yang disajikan dengan kurang baik menyebabkan penarikan kesimpulan yang salah, atau menghasilkan kebijakan yang kurang tepat. Hal ini tentu dapat menyebabkan kerugian, baik secara keilmuan maupun dalam aplikasi di dunia nyata.
Statistika dalam bidang teknik industri merupakan sebuah alat yang dapat dipakai, baik oleh akademisi maupun pembuat kebijakan, dalam berbagai kebutuhan terkait pengembangan industri. Bagi para akademisi, statistika penting dalam melakukan riset dan pengembangan, sehingga dihasilkan suatu hasil penelitian yang memiliki kredibilitas tinggi.
Sedangkan bagi pembuat kebijakan, baik di tingkat industri maupun pemerintah, data statistik yang baik membantu menghasilkan kebijakan yang baik, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada. Khusus dalam industri, ketersediaan energi menjadi hal yang sangat penting. Hal ini semakin penting, dengan perkembangan industri serta pertumbuhan penduduk yang pesat, sehingga menciptakan kebutuhan energi yang semakin besar pula. Tidak hanya itu, kini industri ditantang untuk menggunakan energi dengan efisiensi yang tinggi, untuk menciptakan industri yang berkelanjutan.
Dalam hal ini, statistika berperan penting. Statistika menjadi alat yang penting untuk mengetahui seberapa besar ketersediaan bahan bakar penghasil energi, baik yang terbarukan maupun tidak, sehingga industri dapat mengatur besarnya kebutuhan mereka. Hal ini terutama menjadi penting di negara-negara sedang berkembang, yang membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk menunjang industri di negara tersebut. Statistika energi merupakan salah satu metode yang dapat dipakai oleh akademisi, praktisi industri, maupun pemerintah, untuk menjaga ketersediaan energi dan sumber daya yang jumlahnya terbatas.
Bagi industri, statistika energi menjadi penting karena kebutuhan akan energi menjadi dasar keberlangsungan industri tersebut. Statistika energi juga membantu industri untuk mencapai optimalisasi dalam proses industri lewat efisiensi penggunaan energi. Penerapan statistika energi juga sangat penting bagi pemerintah sebagai pengambil kebijakan dalam industri secara luas. Ketersediaan sumber daya alam setiap negara yang berbeda menyebabkan energi yang dimiliki oleh setiap negara menjadi berbeda pula. Dengan statistika energi, pemerintah dapat membuat kebijakan yang menguntungkan bagi semua pihak yang berkepentingan dalam bidang industri.
Akademisi memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan energi. Akademisi dapat terlibat dalam penelitian dan pengembangan yang berkaitan dengan teknologi industri. Salah satunya dalam ketersediaan dan penggunaan energi. Hasil kerja akademisi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi praktisi industri maupun pemerintah. Tidak dapat dimungkiri, pengetahuan yang baik akan statistika sangat dibutuhkan.
Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (TI Unpar) menyadari akan pentingnya statistika dalam bidang ilmu teknik industri. Untuk menyadarkan mahasiswa akan hal tersebut, secara berkala diadakan International Statistical Competition for Engineering Student (ISCE). Dalam ISCE, mahasiswa diajak untuk menyelesaikan berbagai tantangan berkaitan dengan teknik industri. Tentu saja, statistika menjadi alat utama dalam penyelesaian masalah tersebut.
Selain penyelenggaraan ISCE, Prodi TI Unpar mengadakan Indonesian Statistical Analysis Conference (ISAC). Seminar ISAC 2016 mengangkat penggunaan statistika energi dalam industri dan bagaimana kaitannya dengan pengembangan industri yang berkelanjutan. Kegiatan ISAC juga diisi sesi paralel yang setiap akademisi, termasuk mahasiswa, berkesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitiannya, serta workshop statistika.
Penyelenggaraan ISCE dan ISAC diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran kalangan akademik, terutama dalam bidang teknik industri, mengenai pentingnya statistika sebagai alat, baik untuk mendapatkan hasil penelitian terbaik, juga menghasilkan output industri yang optimal dan berkelanjutan.
Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 22 November 2016)





