Sesanti Unpar adalah Optimisme

Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti, itulah sesanti Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Oleh warga Unpar sesanti itu dimaknai sebagai Berdasarkan Ketuhanan menuntut ilmu untuk dibaktikan kepada masyarakat.

Sayang sekali jika sesanti yang terangkai dalam Bahasa Jawi Kuno tersebut berhenti hanya pada pemaknaan literal atau leksikal tanpa diikuti pemahaman kontemplatif atau reflektif. Juga sayang sekali jika pemaknaan kontemplatif tersebut hanya terjadi pada pertemuan, peringatan, atau perayaan peristiwa tertentu. Sayang pula jika pendalaman dan penjiwaan itu hanya berhenti pada para pimpinan atau pejabat struktural tertentu yang digunakan hanya pada masa kepemimpinan dan dilakukan sekadar untuk melengkapi legitimasi program yang dicanangkan.

Sejatinya Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti merupakan spirit, sumber inspirasi, dan energi yang tidak hanya memberi legitimasi sakral atau kultural tetapi tenaga, kegembiraan, dan keriangan untuk belajar, meningkatkan ilmu pengetahuan, mengasah keterampilan dan yang selanjutnya menjadi bekal, materi, sesuatu, yang akan diabdikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada tingkat kelembagaan atau institusi Unpar, sesanti itu seyogyanya menjadi sumber kegairahan kolektif, yang seakan tanpa batas, karena satu sama lain saling menopang, meneguhkan, dan membangun. Dalam hal ini ujaran dan ajaran lokal Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh sangat relevan.

Merupakan tantangan tersendiri bagaimana menerjemahkan dan mewujudnyatakan makna sesanti itu dalam ranah Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagaimana yang diemban oleh Unpar. Dosen dan mahasiswa berinteraksi dalam semangat saling menghargai dan mendukung di dalam proses pembelajaran, di dalam upaya mencari kebenaran melalui berbagai kegiatan diskursus, diskusi, dan penelitian, serta di dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Dosen tidak lagi harus menjadi sumber satu-satunya kebenaran. Dosen terus bergairah membaca, meneliti, dan mengembangkan materi maupun perspektif pengajarannya. Dengan penuh dedikasi dan integritas, para dosen bersedia berbagi dan mendiseminasikan pengetahuan atau temuan mereka melalui kelas, konferensi, dan publikasi cetak maupun daring. Mahasiswa tidak lagi mencari dalih untuk membenarkan ketidak-hadiran di kelas atau untuk mendapatkan dispensasi atas kelalaian menyelesaikan tugas atau ujian. Tenaga kependidikan pun selalu dengan riang dan penuh keramahan melayani dosen dan mahasiswa, dan sebaliknya para tenaga kependidikan layak pula memperoleh penghargaan dan keramahan dari para dosen dan mahasiswa.

Sesanti Unpar adalah gairah, semangat, positivisme, dan optimisme untuk maju dan berkembang, semakin maju menuju the Great Unpar. Sesanti Unpar tidak menghambat, tidak mengerdilkan, dan tidak memutus asa. Oleh karena itu, sesanti Unpar telah dituangkan ke dalam spiritualitas dan nilai-nilai dasar Unpar (SINDU). Secara organisasional, sesanti tersebut telah mendasari visi Unpar, yakni “Menjadi komunitas akademik humanum yang mengembangkan potensi lokal ke tataran global demi peningkatan martabat manusia dan keutuhan alam ciptaan”.

Dengan demikian, visi Unpar menjadi sangat penting untuk diketahui, dipahami, dan dijadikan acuan pengelolaan Unpar dalam pelaksanaan tri dharmanya, dan sebagai pedoman tatalaku, relasi, dan interaksi di antara seluruh sivitas akademika Unpar.

Sesanti dan visi Unpar adalah optimisme untuk terus berkembang. Sesanti Unpar mendorong setiap orang untuk maju. Visi Unpar memberi arah bagi setiap pribadi dan unit kerja agar Unpar menjadi komunitas akademik yang kian humanum. Visi Unpar menjadi sumber gairah untuk mengembangkan potensi setiap insan agar menjadi lebih nyata dan diakui. Visi Unpar menjadi landasan bagi setiap ikhtiar untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia serta menjaga keutuhan alam ciptaan.

Penulis: Mangadar Situmorang Ph.D (Rektor Unpar)

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Jul 26, 2017

X