Pada Jumat (26/2) lalu, telah di selenggarakan Seminar Nasional dan Peluncuran Buku “Diplomasi dalam Politik Global” atas kerjasama antara Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dengan Museum Konferensi Asia-Afrika (MKAA). Acara yang diselenggarakan di Gedung Merdeka, Jalan Asia-Afrika 65, Bandung tersebut, dibuka dengan kata sambutan dari Mangadar Situmorang, Ph.D., selaku Rektor Unpar dan Thomas A. Siregar, selaku Direktur MKAA.
Diawali dengan sesi seminar, Duta Besar (Dubes) Esti Andayani, Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan materi “Diplomasi Publik Indonesia”. Adapun materi tersebut bertujuan agar masyarakat akademik maupun masyarakat umum mengetahui peran diplomasi publik dalam mendukung ‘Politik Luar Negeri’.
“Diplomasi adalah cara mengomunikasikan kebijakan luar negeri kepada publik di dalam negeri dan di luar negeri sehingga komunikasi ‘intermestik’ ini dapat mendukung kebijakan luar negeri Indonesia.” jelas Dubes Esti.
Melalui materi tersebut, Dubes Esti turut menjelaskan apa saja strategi, program, dan kegiatan diplomasi publik Indonesia─meningkatkan citra negara di luar negeri dan mendapatkan dukungan masyarakat internasional dalam memperjuangkan kepentingan luar negeri Indonesia.
Adapun peluncuran buku Diplomasi dalam Politik Global yang diterbitkan melalui Unpar Press (2016) merupakan karya Dr. Sukawarsini Djelantik, dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Unpar. Buku tersebut memuat kumpulan tulisan mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional dan Magister Ilmu Sosial Unpar yang dibagi ke dalam tiga bagian yakni Diplomasi Multilateral, Diplomasi Bilateral, dan Diplomasi Publik.
“Kerjasama yang baik antara pemangku kepentingan politik luar negeri RI─baik dikalangan akademisi dan praktisi─perlu ditingkatkan” jelas Dr. Sukawarsini Djelantik. Melalui karyanya, Sukawarsini berharap buku tersebut dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi diplomasi Indonesia dan juga memperkenalkan diplomasi secara luas kepada publik.





