Pasar malam biasanya identik dengan atraksi, wahana permainan, yang menjadi ikon pariwisata tradisional di negara-negara sub-tropis dan tropis, seperti halnya Indonesia. Sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, pasar malam biasa digelar di tengah cuaca yang bersahabat dengan kehangatan para pengunjung yang berinteraksi satu sama lain ditemani alunan musik dan beragam jajanan kuliner. Mengadaptasi tradisi demikian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) setiap tahunnya mengadakan acara pasar malam yang dinamakan Pasar Malam Kampus Tiga (PMKT).
Konsep PMKT XX yang diselenggarakan pada Rabu (4/5) mengangkat budaya Sunda yang dipadukan dengan suasana pasar malam yang menjadikan acara ini terasa begitu kental dengan suasana kedaerahan. Digelar rutin sejak tahun 1996, PMKT kali ini mengangkat tema besar “Heritage”. Sebagaimana tercermin dari tema yang diangkat, PMKT XX menonjolkan banyak sekali dekorasi, penampilan kabaret, hingga kuliner khas tanah priangan.
Sebagai salah satu acara besar fakultas, PMKT XX tentu melibatkan banyak pihak didalamnya yang terdiri dari, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dari 3 Program Studi di FISIP, Dekanat FISIP, mahasiswa/i FISIP angkatan 2014-2015, media partner, dan media sponsor. Event yang resmi dibuka pukul 17.00 ini begitu ramai diserbu pengunjung yang tidak sabar menikmati wahana yang telah dipersiapkan panitia. Adapun wahana-wahana tersebut diantaranya: ombak banyu, kora-kora, dan mini games yang dihiasi dengan lampu terang berwarna-warni. Selain wahana seru yang hanya terdapat di acara tahunan FISIP ini, terdapat pula rumah hantu dan penampilan kabaret yang merupakan ciri khas PMKT FISIP Unpar. Para pengunjung yang tidak dipungut biaya untuk masuk ke PMKT XX juga dihibur dengan penampilan band Dinamiska, National Perks, Jave, Elephanter, dan masih banyak lagi. Turut pula memeriahkan acara puncak, para guest star seperti Sigmun, Pijar, Under The Big Bright Yellow Sun, dan Diocreatura membuat malam Rabu saat itu semakin meriah.
Fuad Aly Azmi, Ketua Pelaksana PMKT XX, yang akrab disapa Al ini mengaku terharu setelah berakhirnya acara PMKT XX. Al terharu karena rekan-rekan panitia yang dipimpinnya selalu ceria walaupun mereka lelah telah bekerja keras dan ia pun puas dengan respon positif para pengunjung. Lebih jauh Al berpesan untuk PMKT selanjutnya, “Panitia harus lebih semangat karena PMKT bukan acara dengan skala kecil yang mudah untuk ditangani. Koordinasi antardivisi itu sangat penting, terutama divisi perizinan harus rajin dan kuat. PMKT tahun depan harus bisa memanfaatkan waktu yang ada sehingga bisa lebih well prepared dan sukses!”





