Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kembali menyambut mahasiswa internasional tahun akademik 2018-2019. Tahun ini, Unpar menerima sebanyak 42 orang mahasiswa asing yang tersebar dari sejumlah negara. Mahasiswa internasional tersebut tergabung dalam beragam program seperti The Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS), program regular, bilateral, Darmasiswa, juga jenjang pascasarjana melalui program Kemitraaan Negara Berkembang (KNB).
Pada Kamis (20/9), Kantor Internasional dan Kerjasama (KIK) Unpar menyambut mahasiswa internasional dalam acara “Welcoming Day: Gathering International Students” di Art Deco Luxury Hotel & Residence, Ciumbuleuit Bandung.
Ratih Indraswari SIP,MA Kepala Bagian Kerja Sama KIK Unpar menyampaikan bahwa tahun ini Unpar menerima mahasiswa asing dari berbagai program seperti ACICIS, KNB, Darmasiswa, serta program regular. Mahasiswa asing yang mengikuti program ACICIS, akan menjalankan masa studi selama satu semester. Sedangkan KNB, adalah program beasiswa dari pemerintah Indonesia bagi negara berkembang. Begitu pula dengan Darmasiswa, yang merupakan program beasiswa dari pemerintah Indonesia untuk mempelajari budaya Indonesia. Untuk program regular sendiri, mahasiswa internasional akan menyelesaikan studi dalam waktu 8 semester.
“I hope you enjoy the session, getting to know each other… So, welcome here,” kata Ratih dalam kata sambutannya. Beliau berharap mahasiswa asing bisa menikmati masa belajar mereka selama mengikuti program studi di Unpar.
Adapun rangkaian acara meliputi sambutan pembuka, sesi permainan, perkenalan KIK Unpar, serta ditutup dengan jamuan makan malam bersama.
Antusiasme partisipan semakin membuat malam penuh keceriaan. Tim panitia dengan penuh kreativitas menyuguhkan permainan berbahasa Indonesia. Mahasiswa internasional bermain dan belajar penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari lewat permainan “komunikata”. Tidak hanya itu, peserta juga belajar tentang kalimat salam dalam bahasa Sunda, seperti “Wilujeng Sumping”.





