Visualisasi adalah hal yang penting. Contoh penerapan aplikasi Curriculum Vitae (CV), presentasi, visualisasi data, aplikasi, games. Mengangkat topik Visualization 101, seminar internal inisiasi Teknik Informatika Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) itu telah berlangsung pada Senin (14/6/2021) lalu yang dibawakan oleh Maria Veronica Claudia Muljana. Dalam seminar tersebut, Maria berbagi tips visualiasasi yang bisa diterapkan ke berbagai hal penting serta panduan dasar visualisasi.
Berdasarkan aplikasi sains, visualisasi adalah suatu hal yang membantu kita melihat pattern dalam data terkhusus untuk visualisasi data. Secara semiotik, visualisasi diartikan sama dengan bahasa, cara manusia menyampaikan pendapatnya melalui simbol-simbol. Visualisasi tidak selalu mengenai data. Bisa saja berupa simbol-simbol seperti pada Matematika, untuk mengerti simbol tersebut kita harus mempelajarinya.
Mengapa Visualisasi?
Menurut Tamara Munzner, visualisasi memberikan high-bandwith ke otak kita. Dibandingkan mendengarkan penjelasan panjang lebar, manusia akan lebih mengerti ketika melihat sesuatu yang deskriptif.
Rule of Thumb Visualisasi
Di dalam visualisasi terdapat rule of thumb. Pertama, jalankan terlebih dahulu fungsinya. Kedua, gambarkan dalam hitam dan putih. Ketiga, jangan selalu berpatokan tiga dimensi (3D) lebih bagus. Ketika menggunakan visualisasi 3D, akan ada resiko pembaca terdistorsi dan memiliki perspektif yang berbeda dari apa yang dimaksud. Keempat, perhatikan kapabilitas sensor manusia.
Warna merupakan hal yang penting dalam beberapa kasus. Contohnya adalah pada petani buah beri. Petani tentu tidak bisa membedakan redberry dan blackberry jika ia buta warna. Warna tidak terlalu penting jika tujuannya hanya untuk artistik saja. Kita dapat menggunakan warna untuk menonjolkan data yang diinginkan.
Proximity
Manusia cenderung mengasumsikan objek yang ditaruh berdekatan berada dalam satu grup meskipun bentuk dan warnanya berbeda. Grup ini biasa dipisahkan oleh jarak yang berjauhan/ wide-space. Proximity digunakan untuk layouting seperti pada CV dan visualisasi data.
Simetris
Bagi orang-orang yang sangat suka kerapihan, simetris merupakan suatu hal yang satisfying. Namun bagi sebagian orang akan merasa bosan dengan kesimetrisan penyajian data. Maka dari itu simetris ada baiknya digabungkan dengan proporsi asimetris yang sehat dalam visualisasi. Prinsip simetris bagus digunakan dalam portofolio, galeri, display produk, daftar, navigasi, dan banner. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR/JNS)





