Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) yang berusia 61 tahun, memiliki tanggungjawab mengkonversi setiap tantangan pendidikan menjadi peluang mewujudkan visi “The Great Unpar”. Karenanya, berbagai kemajuan dan prestasi diraih Unpar. Dalam kaitan ini, Kepala Publikasi Unpar, Reno Margiantoro, S.IP mengatakan Unpar berstatus akreditasi A (untuk 14 prodi jenjang S-1), akreditasi B (prodi D-3), serta akreditasi B untuk semua prodi Pascasarjana kecuali Magister Arsitektur berakreditasi A.
Selain itu, tutur Reno, sejumlah mahasiswa dan dosen Unpar berprestasi ditingkat nasional dan internasional. Antara lain, 6 dari 9 penghargaan Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015 diraih mahasiswa prodi Arsitektur serta dua tim mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Sains (FTIS) meraih medali perak dan perunggu di ajang University Physics Competition-kompetisi yang diikuti 143 tim dari berbagai universitas mancanegara seperti Yale University, National University of Singapore, dan RWTH Aachen. Juga, dosen prodi Teknik Kimia, Dave Mangindaan, Ph.D, raih penghargaan Early Career Chemist Award pada konferensi akbar Pacifichem 2015, Hawaii, USA.
Pada Rabu (6/1 2016), Unpar melepas Tim Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) ke Gunung Aconcagua, Argentina. Mahasiswi Unpar yang tergabung dalam WISSEMU yang diharapkan menjadi perempuan pertama di Indonesia—yang berhasil menyelesaikan ekspedisi seven summits—itu adalah Fransiska Dimitri Inkiriwang, Mathilda Dwi Lestari, dan Dian Indah Carolina. Unpar pun rutin mempublikasikan penelitian dan pengabdiannya diantaranya, pembinaan pelaku usaha melalui Center of Excellence for Small Medium Entreprises Development (CoE-SMED), pendampingan industri kreatif di Desa Arjasari, Kab Bandung, program pendidikan Kakak Asuh dan Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) serta menyediakan layanan Lembaga Bantuan Hukum ‘Pengayoman’ secara gratis.
Sebagai salah satu PTS tertua yang berdiri pada 17 Januari 1955, Unpar berusaha menjaga reputasi baik, bermutu, dan berintegritas. Selaras dengan sesanti “Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti” yaitu ‘Berdasarkan Ketuhanan Menuntut Ilmu untuk Dibaktikan kepada Masyarakat’, Unpar menerapkan nilai-nilai luhur dalam tri dharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Reno. (ME-01)***
Sumber: Artikel “Unpar Wujudkan Visi ‘The Great Unpar’” pada surat kabar PIKIRAN RAKYAT Edisi 22 Januari 2016.





