Lulusan berkelas dan mampu berkontribusi di dunia professional ditopang oleh banyak hal, antara lain sistem dan kurikulum yang sudah terancang dengan cukup matang. Hal tersebut sebagaimana yang diterapkan Program Studi Teknik Elektro Konsentrasi Mekatronika di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar).
Program studi tersebut lahir pada pertengahan 2015 dengan mahasiswa angkatan pertama berjumlah 29 orang, hasil seleksi dan tes beragam. Mekatronika sendiri adalah program studi dengan ilmu multidisiplin. Nama tersebut muncul di Jepang pada 1970-an, asal katanya diambil dari “mekatronika” dan “elektronika”.
Dalam praktik dan pembelajarannya, tidak hanya disiplin ilmu mekanika dan elektronika yang menjadi bagian dari mekatronika. Ada beberapa ilmu lain yang penting dan berkontribusi, antara lain teknik mesin (mekanika), teknik elektronika, teknik informatika, dan teknik pengaturan (teknik kendali).
Disiplin ilmu-ilmu dan teknologi tersebut kemudian diintegrasikan untuk merancang, membuat atau memproduksi, mengoperasikan, dan memelihara sebuah sistem untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Aplikasi
Teknik Mekatronika pada awalnya diarahkan kepada 3 target, yaitu penghematan energi (energy saving), pengecilan dimensi dan penanganan berat, serta peningkatan keandalan (realibility). Dalam perkembangannya, teknik mekatronika dapat menjadi divisi penggabungan fungsi antara mekanika dan elektronika, peningkatan sifat-sifat operasi, serta penambahan fungsi-fungsi baru.
Manfaat penerapan sistem mekatronik antara lain adalah untuk meningkatkan presisi dan kecepatan. Ada pun beberapa bidang yang merupakan perkembangan teknologi mekatronika, antara lain otomotif, aerospace, medical, xerografi, sistem pertahanan, produk-produk konsumen, manufaktur, dan pemrosesan material.
Secara lebih rinci, aplikasi mekatronika pada Teknik Otomotif adalah ABS (anti-lock braking system), ESP (electronic stability program), ABC (active body control), dan motor management system. Kemudian dalam teknologi penerbangan modern ada comfort-in-turbulence system yang dapat, meningkatkan kenyamanan penumpang walau terjadi turbulensi, gust load allevation, dan lain-lain.
Sementara dalam teknik produksi bisa dijumpai penggunaan sensor pada robot sebagai sistem kendali umpan balik (feedback) pada elektromotor berkecepatan rotasi tinggi dengan “pemegang as” tenaga magnet. Adapun aplikasi pada alat-alat perkantoran seperti pemutar CD, hard disk, mesin pencetak, dan lain-lain.
Dibutuhkan dunia professional
Berbagai upaya dilakukan untuk mengembangakan dan mewariskan nilai-nilai budaya secara kritikal, kreatif, dan bertanggung jawab. Hal tersebut antara lain dilakukan dengan melengkapi laboraturium dan fasilitas seperti Laboraturium Elektronika, Laboraturium Pemrograman Mekatronika, Laboraturium Instrumentasi dan Pengukuran, Laboraturium Sistem Kendali dan Robotika, serta Laboraturium Proyek Mekatronika.
Selain bidang akademis, Teknik Mekatronika Unpar membina kebersamaan yang bukan hanya menambah ikatan antara staf dan mahasiswa, tetapi juga menambah wawasan dan keilmuan mereka masing-masing, antara lain melalui Inisiasi dan Adaptasi (SIAP) dan kegiatan praktikum yang sudah berjalan, yaitu Praktikum Dasar Rangkaian Listrik.
Sementara kegiatan yang bersifat nonakademis seperti olahraga sehingga mahasiswa tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga sehat secara jasmani.
Lulusan program studi Teknik Mekatronika Unpar amat dibutuhkan di dunia profesional maupun industri. Hal tersebut karena dengan menimba ilmu pada program studi tersebut, lulusan dapat menguasai disiplin ilmu yang sangat luas.
Akhirnya, dari pemaparan tersebut, Program Studi Teknik Elektro Konsentrasi Teknik Mekatronika Unpar., dengan visi menjadi komunitas beriman dalam bidang keilmuan Teknik Mekatronika dengan mengembangkan potensi lokal pada tataran internasional demi peningkatan martabat manusia, akan menghasilkan lulusan-lulusan yang dapat bersaing secara nasional maupun internasional dan menjadi sumber daya manusia next level yang dapat berkontribusi besar dalam dunia profesional. [*]





