Tiga Pendaki Putri Mahitala Unpar Siap Taklukan Puncak Tertinggi Aconcagua, Amerika Selatan

Pada hari Rabu (6/1) lalu, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melakukan upacara pelepasan bagi Tim Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) yang akan berangkat menuju Gunung Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina, Amerika Selatan.

Adapun tiga pendaki putri Mahitala Unpar tersebut terdiri dari Fransiska Dimitri Inkiriwang (22), Mathilda Dwi Lestari (22), dan Dian Indah Carolina (20). Ketiga mahasiswa aktif Unpar tersebut tergabung di dalam Tim WISSEMU sebagai perempuan pertama di Indonesia yang akan menaklukkan seven summits ‘tujuh puncak tertinggi’ di tujuh benua.

Setelah berhasil mengibarkan Sangkaka Merah Putih di Carstensz Pyramid (4.884 mdpl, Indonesia) pada bulan Agustus 2014, Kilimanjaro (5.895 mdpl, Tanzania, Afrika) dan Elbrus (5.642 mdpl, Rusia, Eropa) pada bulan Agustus 2015 maka, Aconcagua akan menjadi gunung kelima sekaligus gunung kedua tertinggi dari rangkaian seven summits.

Adapun ketiga pendaki putri Mahitala Unpar tersebut akan melakukan perjalanan pada tanggal 11 Januari 2016 hingga 5 Februari 2016, dengan pendakian pertama akan dimulai pada 27 Januari 2016.

“…setiap gunung memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Untuk sampai ke Aconcagua, kami akan menempuh rute normal. Rute manapun yang kami lalui, bahaya akan tetap ada.” jelas Fransiska Dimitri Inkiriwang ketika di wawancara.

Menurut Didi, demikian dia akrab disapa, Aconcagua dikenal dengan cuaca ekstrem dan badai angin el viento blanco yang sangat berbahaya. Adapun persiapan yang telah dilakukan yaitu latihan navigasi dan bedah peta; termasuk melatih ketahanan fisik dengan lari dan latihan beban.

“Secara teknis, tantangan di antara pendaki perempuan maupun pria sama saja; hanya perempuan terkadang tidak bisa mengontrol emosi. Oleh karena itu, kami juga melakukan yoga untuk melatih gerakan dan mengontrol emosi; termasuk melakukan hipnoterapi─bersama Bapak Sapta Dwikardana Ph.D, salah satu dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unpar yang memiliki kemampuan hipnoterapis─untuk menenangkan emosi agar tidak kaget selama proses pendakian.” lanjut Didi.

Bapak Ridwan Kamil, selaku Wali Kota Bandung, melalui saluran telepon turut menyampaikan dukungan terhadap ekspedisi yang akan dilakukan oleh Tim WISSEMU.

Selamat jalan.

Semoga ketiga putri kebanggaan Unpar dapat menginjakkan kaki di Aconcagua dan kembali dengan selamat.

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Jan 11, 2016

X