Seminar Nasional Teknik Kimia 2015, Utamakan Inovasi Berbasis Sumber Daya Lokal

Pada Kamis (19/11) lalu, Program Studi Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kembali mengadakan Seminar Nasional. Seminar yang diadakan di Hotel Galeri Ciumbuleuit tersebut dibuka dengan kata sambutan oleh Rektor Unpar, Bapak Mangadar Situmorang, Ph.D.

Seminar kali ini mengangkat tema besar “Inovasi Teknologi Proses dan Produk Berbasis Sumber Daya Alam Indonesia.” Pemilihan tema tersebut dilatarbelakangi dengan beragam penelitian yang berfokus pada inovasi proses dan produk kimia berbasis sumber daya lokal di antaranya adalah biomassa dan biohidrokarbon.

Untuk dapat mengelaborasi tema dengan lengkap maka, pihak panitia membagi sesi seminar menjadi dua bagian yaitu tiga sesi pleno dan satu sesi paralel.

Pada sesi pleno pertama, Ibu Felycia Edi Soetaredjo, Ph.D, mewakili Dr. Suryadi Ismadji dari Unika Widya Mandala, Surabaya menyampaikan topik “Biomassa sebagai Penyimpan Energi”. Di dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa kita memerlukan media penyimpan energi listrik yang efisien dan murah. Beberapa biomassa yang dapat dimanfaatkan adalah kulit singkong, kulit durian, tanaman enceng gondok, dan ampas tebu yang disintesis menjadi material karbon dengan berbagai metode. Menurut beliau, karbon tersebut dapat dimanfaatkan sebagai elektroda di superkapasitor atau media penyimpan energi listrik dengan kapasitas mencapai 10-100 kali baterai.

Tidak hanya mengupas tentang biomassa, pada sesi pleno kedua, Bapak Dr. Tatang Hernas Soerawidjaja selaku narasumber dari Insitut Teknologi Bandung, ikut menyampaikan materi dengan judul “Pengembangan Proses untuk Produksi Bahan Bakar Biohidrokarbon”.

Tidak dapat dipungkiri, Indonesia memiliki kekayaan alam yang belum tentu dimiliki oleh negara lain; sebut saja beberapa tanaman penghasil minyak seperti pongam, nyamplung, nimba, kemiri sunan, dan randu. Menurut Bapak Dr. Tatang Hernas Soerawidjaja, kekayaan alam tersebut berpotensi bagi pengembangan dan pemanfaatan komersial Bahan Bakar Nabati (BBN). Beliau kembali menegaskan bahwa kedaulatan dan ketahanan energi nasional Indonesia dapat diwujudkan jika ada penerapan multidisiplin ilmu, serta komunikasi yang baik antara akademisi, industri, dan pemerintah.

Tidak berhenti sampai di sana, sesi pleno terakhir kembali menarik perhatian para peserta. Bapak Prof. Yudi Samyudia, Ph.D. dari Curtin University, Australia selaku narasumber memaparkan topik “Innovation: Perspectives and Measuring It”. Beliau mengungkapkan bagaimana inovasi merupakan bagian penting bagi suatu negara untuk dapat berkembang.

Dalam pemaparannya, beliau menyorot posisi Indonesia yang menempati peringkat ke-97 (dari 141 negara) dalam Global Innovation Index dan peringkat ke-42 dalam Innovation Efficiency Ratio. Beliau menjelaskan bahwa posisi tersebut disandang karena output dari inovasi dibagi dengan input yang relatif rendah.

Menurut beliau, Indonesia memiliki potensi untuk maju dari negara pendapatan kecil menengah (lower-middle income) ke negara berpendapatan tinggi. Kuncinya adalah inovasi untuk dapat melepaskan diri dari “perangkap” Middle Income Trap. Untuk melakukan terobosan tersebut maka, diperlukan inovasi yang berjalan beriringan dengan strategi, sumber daya, dan juga kebijakan pemerintah sebagai faktor pendukung yang sangat penting.

Setelah sesi pleno berakhir, acara dilanjutkan dengan sesi paralel. Adapun sesi tersebut diikuti oleh 47 pemakalah yang berasal dari berbagai universitas, institut, balai besar, dan lembaga riset ternama di Indonesia. Pada kesempatan tersebut, hadir pula dua invited speaker yang merupakan alumni Program Studi Teknik Kimia Unpar, yaitu Andy Gunawan, S.T. (PT Ecogreen) dan Eka Linggadjaja,S.T.,M.B.A. (PT Biotech Surindo).

Sesi seminar tentu memberi ilmu baru bagi para peserta. Oleh karena itu, pada Oktober 2016 mendatang, diagendakan International Conference on Chemical Engineering (ICCE) UNPAR ke-2 akan kembali diselenggarakan dengan tetap membawa visi dari Program Studi Teknik Kimia Unpar yang ingin mengangkat potensi lokal ke tataran internasional.

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Nov 23, 2015

X