PIP Gelar Workshop Spiritualitas Pendidik

Pendidik merupakan profesi yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Menjadi pendidik bukanlah suatu profesi biasa, melainkan sebuah panggilan hidup. Menjadi seorang pendidik membutuhkan tanggung jawab yang besar kasih sayang, ketulusan dan kepedulian. Perjalanan seorang pendidik tentu saja penuh dengan pengalaman yang mengecewakan, kemarahan, serta keputusasaan.

Maka dari itu Pusat Inovasi Pembelajaran Universitas Katolik Parahyangan (PIP Unpar) menggelar Workshop Spiritualitas Pendidik karena melihat pentingnya nilai-nilai spiritualitas agar dapat menjadikan seorang pendidik agar dapat terus menghidupi panggilannya.

Workshop yang diselenggarakan pada Jumat (2/8) di Gedung 10 Unpar. Bertujuan untuk dapat menguatkan dan menyadarkan kembali fungsi dan peran para dosen sebagai pendidik yang merupakan sebuah panggilan hidup dan karunia dari Tuhan. Selain itu, para peserta yang terdiri dari pendidik Unpar dapat saling memotivasi dan menginspirasi serta dapat saling mengukuhkan dan menguatkan satu sama lain sebagai orang tua didik bagi mahasiswanya.

Dalam sambutannya, Mangadar Situmorang, Ph.D, selaku rektor Unpar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PIP Unpar yang dengan mengadakan workshop ini dapat membuka kesempatan kepada para pendidik untuk dapat meneguhkan kembali profesinya sebagai seorang dosen. 

“Menjadi sebuah tantangan bagi penyelenggara pendidikan tinggi untuk menjadi kolega, teman, dan sahabat dalam menggali dan mencari ilmu pengetahuan,” tutur Mangadar. Dirinya juga berharap agar dengan terselenggaranya workshop ini, Unpar nantinya dapat menjadi perguruan tinggi rujukan dalam proses pembelajaran yang hangat, interaktif, dan dialogis.

Relasi Interpersonal

Kali ini, PIP Unpar mengajak Romo Agustinus Setyodarmono, SJ, sebagai narasumber dalam Workshop Spiritualitas Pendidik. Dengan menceritakan kisah hidupnya yang ia tuangkan kedalam buku berjudul “Bapakku: Sharing Anak dalam Menyelami Dunia Sang Bapak”, Romo Agustinus menyampaikan bahwa relasi interpersonal sangatlah penting. 

Seorang pendidik juga memainkan peran sebagai “orang tua” didik bagi mahasiswanya. Maka dari itu, relasi interpersonal merupakan hal yang penting dan kemampuan untuk membangun relasi interpersonal perlu dilatih secara terus menerus.

Dengan mengadakan workshop ini, PIP Unpar mengharapkan agar para dosen dan pendidik dapat semakin termotivasi, terinspirasi, dan teguh serta memiliki komitmen yang kuat sebagai pendidik dalam menjalani panggilan sebagai pendidik yang mengemban tanggung jawab untuk membangun atau menumbuhkan pribadi para peserta didik. (YJH/DAN)

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Aug 6, 2019

X