Sehubungan dengan berakhirnya pelaksanaan MOU antara Universitas Katolik Parahyangan dengan Jesuit Refugee Service (JRS) perihal pemberian bantuan kepada korban gempa di Takokak – Cianjur, maka pada tanggal 1 Juni 2010 telah diselenggarakan pertemuan antara Universitas Katolik Parahyangan dengan Jesuit Refugee Service (JRS), dimana pada kesempatan tersebut kedua belah pihak mempresentasikan realisasi pelaksanaan MOU tersebut. MOU yang ditandatangani pada tanggal 21 Desember 2009 bertujuan untuk meningkatkan hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak dalam melaksanakan kegiatan pendampingan teknis pada pekerjaan pembangunan rumah huni bagi korban gempa bumi di Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat.
Kerjasama tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian UNPAR kepada sesama yang sedang mengalami musibah, juga merupakan salah satu pengejawantahan dari sesanti UNPAR “Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti” yang mengandung arti: Berdasarkan ke-Tuhanan menuntut ilmu untuk dibaktikan kepada masyarakat.




