Senin (19/6) menjadi tonggak baru dalam kepemimpinan mahasiswa di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), dengan dilantiknya pengurus Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar tahun akademik 2017/2018, dalam acara Sidang Umum Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Unpar 2017. Acara diadakan di Aula Fakultas Ekonomi, serta dihadiri oleh pimpinan universitas, pengurus Persatuan Mahasiswa Unpar periode 2016/2017 dan 2017/2018.
Dalam acara ini, pimpinan Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) Unpar periode sebelumnya melakukan serah terima jabatan kepada pimpinan LKM baru. Mahesa Aditya Pratama dan Muhammad Arifin Dobson menggantikan Anisa Ira Fadhila dan Sarah Lucia sebagai presiden dan wakil presiden mahasiswa baru. Mahesa dan Arifin terpilih melalui pemilihan umum mahasiswa yang diadakan pada April lalu.
Selain serah terima jabatan antara pimpinan LKM, PM Unpar juga melantik 17 ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan 26 ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unpar yang secara resmi menggantikan ketua HMPS dan UKM periode sebelumnya. Rangkaian acara dipimpin oleh Muhammad Firman Gumilar selaku ketua MPM beserta Rosaline Dwi Agiana selaku Internal Inspector PM Unpar.
Dihubungi dalam kesempatan terpisah, Mahesa selaku Presiden Mahasiswa Unpar 2017/2018 mengungkapkan keinginannya untuk mengevaluasi, memperbaiki, serta mempertahankan dan mengembangkan kinerja LKM periode sebelumnya. Selain itu, integrasi menjadi hal penting, sesuai dengan tagline Sinergi, yaitu “Siap berintegrasi, giat beraksi” dalam fungsi kelembagaannya.
“Kami selalu mengusahakan untuk berintegrasi dengan seluruh elemen Unpar, baik lembaga kemahasiswaan maupun organisasi universitas dalam mengembangkan Unpar pada umumnya,” imbuhnya.
Melalui pergantian kepengurusan PM Unpar, diharapkan mahasiswa akan menjadi semakin aktif berkontribusi dalam pengembangan diri dan kemajuan universitas secara keseluruhan.





