Himpunan Mahasiswa Program Studi Arsitektur (HMPSARS) Universitas Katolik Parahyangan kembali mengadakan kompetisi desain tingkat nasional, Parahyangan Design Competition (Paradesc) dengan tema “Developing People Through Space”. Acara puncak kompetisi yang diikuti 69 peserta dari berbagai universitas ini digelar pada tanggal 10 Mei 2015 di Concordia Room, Bumi Sangkuriang.
Sepuluh besar karya terbaik dipamerkan pada acara puncak tersebut. Lima dari sepuluh besar karya terbaik tersebut dipresentasikan dalam penjurian terbuka untuk menentukan juara. Juri pada kompetisi ini merupakan perwakilan dari IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), IALI (Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia), dan praktisi Arsitek. Selain penjurian dan pameran desain, diadakan juga talkshow dengan pembicara Florian Heinzelmann (principle of SHAU) dan Dahliana Suryawinata (arsitek Taman Film Bandung).
Panitia memiliki harapan bahwa dengan diadakannya acara ini, kreativitas mahasiswa dan mahasiswi arsitektur dalam memecahkan permasalahan-permasalahan urban semakin meningkat. Menurut mereka ada permasalahan-permasalahan urban yang sulit diselesaikan melalui jalur sosial dan politik justru bisa diselesaikan dengan campur tangan arsitek. Salah satunya adalah dengan menyediakan ruang terbuka guna mewadahi aktivitas masyarakat, khususnya di kota Bandung.
Acara yang juga pernah diadakan pada tahun 2014 ini berlangsung selama tiga bulan. Pembukaan sayembara diadakan pada tanggal 23 Februari 2015 sedangkan pengumpulan karya dilakukan pada tanggal 19 April 2015. Sebelum diadakan penjurian terbuka, diadakan penjurian tertutup untuk menentukan 10 besar hasil karya terbaik. Penjurian tertutup dilakukan pada tanggal 28 April 2015 di Ruang Perancangan Arsitektur, Gedung 5 Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan.





