Pakar Berbagi Tips Menghindari Plagiarisme dalam Menulis

Plagiasi merupakan perbuatan dengan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiah, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai.

Hal tersebut mengemuka dalam acara Workshop Anti Plagiarisme yang diselenggarakan Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) pada (26/11/2021). Acara yang bertajuk “Cegah Plagiarisme Sebagai Wujud Integritas Bangsa Indonesia” tersebut mengundang Wahyu Budi Nugroho, M.Pd., selaku Jurnal Manager Lembaga Riset dan Inovasi Universitas  Muhammadiyah Yogyakarta (LRI UMY).

Wahyu berkata, terdapat enam ruang lingkup plagiarisme, yaitu:

  1. Dalam kata-kata. Yaitu mengutip kata-kata atau kalimat orang lain tanpa menggunakan tanda kutip dan tidak menyebutkan identitas sumbernya. 
  2. Dalam gagasan. Yaitu menggunakan gagasan, pandangan atau teori orang lain tanpa menyebutkan sumbernya.
  3. Dalam fakta. Melalui  penggunaan fakta (data, informasi) milik orang lain tanpa menyebutkan identitas sumbernya
  4. Dalam tulisan. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri
  5. Dalam parafrase. Yaitu melakukan parafrase tanpa menyebutkan identitas sumbernya
  6. Dalam karya ilmiah. Dengan menyerahkan suatu karya ilmiah yang dihasilkan dari/atau  telah dipublikasikan  oleh pihak lain seolah-olah sebagai karya sendiri

Wahyu mengatakan, dalam ruang lingkup kata-kata, plagiarisme berlaku dalam mengambil beberapa kutipan.

“Baik itu kalimat langsung maupun kalimat tidak langsung,” tuturnya.

Mengutip dari Henry Soelistyo (2011), Wahyu mengatakan terdapat empat tipe-tipe plagiarisme di antaranya:

  1. plagiarisme kata. Dimana menggunakan kata-kata orang lain sama persis tanpa menyebutkan sumbernya. 
  2. Sumber: menggunakan gagasan orang lain tanpa menyebutkan sumbernya secara jelas
  3. Kepengarangan. Dengan mengakui karya tulis orang lain sebagai karya tulis miliknya
  4. Self plagiarisme: plagiasi yang dilakukan seorang penulis terhadap karyanya sendiri. 

Dia mengatakan apabila plagiarisme dapat terjadi pada karya sendiri dimana penulis, menuliskan ulang kalimat yang pernah dibuat dan dirilisnya pada karya tulis lain.

“Jadi walaupun itu tulisan kita, kita tetap harus mencantumkan sitasinya,” katanya.

Wahyu pun memberikan pesan kepada para mahasiswa yang nantinya kelak akan menulis karya tulis ilmiah sendiri seperti skripsi.

“Kita harus bangga ketika kita bisa menulis, menyelesaikan karya tulisan kita dengan tulisan kita sendiri. Kita boleh saja mengambil kata-kata orang lain ataupun data orang lain yang penting kita menyebutkan sumbernya dengan jelas,” ucapnya.

Dasar hukum plagiarisme kata Wahyu diantaranya terdapat pada Undang-undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan Permendiknas Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi.

Dalam workshop tersebut, Wahyu memberikan tips tidak melakukan plagiasi:

  1. Memparafrase: menggunakan ide gagasan orang lain tetapi menggunakan kata-kata kita sendiri, tanpa mengubah maksud/ide gagasan orang lain, dan tetap menyebutkan sumbernya.
  2. Mensitasi: ketika menggunakan tulisan orang, harus mencantumkan sumbernya dengan jelas.
  3. Daftar pustaka: membuat daftar pustaka terhadap semua referensi yang digunakan
  4. Menggunakan aplikasi anti plagiarisme: menggunakan aplikasi anti plagiarism untuk mengecek karya tulis yang dibuat.

Lebih lanjut, Wahyu berbagi pengalaman mengenai penggunaan aplikasi anti plagiarisme. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba film pendek yang bertema Suarakan Anti Plagiarisme 2021. (Ira Veratika SN/RAM-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Nov 29, 2021

X