Seminar nasional kembali digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPSA) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), bertempat di Harris Hotel & Convention, Ciumbuleuit, Bandung pada Rabu (1/3). Berjudul “Raise Your Self-Esteem and Strive to be the Best“, seminar ini mengangkat tema besar mengenai self-esteem atau harga diri.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Departemen Sumber Daya Manusia (SDM) HMPSA Unpar, lebih dari setengah jumlah responden merasa kurang percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan kerja. Responden penelitian merupakan mahasiswa Unpar dan masyarakat Kota Bandung.
“Tahun kemarin, tema yang kami angkat adalah personal branding. Sedangkan tahun 2017, tema kami adalah self-esteem karena setelah kami research lewat pertanyaan-pertanyaan yang disebar, lebih dari 50 persen responden merasa enggak percaya diri,” ujar Ketua National Seminar Cynthia Octaviani.
Mahasiswi angkatan 2015 itu menyebutkan tiga pembicara yang akan membagikan pengalaman dan pengetahuan di dalam seminar tahunan ini, di antaranya model dan aktor Billy Davidson; CEO PT Radana Bhaskara Finance, Evy Endahwaty; serta penjualan dan pemasaran multifinance professional, Hendra Phua.
“Kami mengundang ketiga pembicara itu karena (mereka) yang paling cocok dengan tema seminar,” tambah Cynthia.
Peraih gelar Master of Management Hendra Phua, tidak hanya ahli dalam penjualan dan pemasaran, ia pun seorang motivator kawakan. Pada sesi pertama, ia membahas mengenai manfaat self-esteem dan cara membuat lingkungan memengaruhi diri. Sesi kedua diisi oleh aktor pemeran Addin dalam film Dear Love Billy Davidson. Sebagai seorang aktor, model, dan pebisnis, ia memberikan kiat-kiat dalam mengimplementasikan self-esteem ke dalam bisnis.
Kiprah Evy Indahwaty di dunia keuangan sebagai sosok yang disiplin, visioner, dan energik mengantarkan dia sebagai peraih penghargaan “The Best of the Best CEO of Multifinance of the Year 2016” dari Majalah Economic Review. Ia mengisi sesi terakhir National Seminar 2017 dan membahas mengenai harga diri dan kerja keras.
Seminar ini terbuka untuk umum dan seluruh kalangan. Sebanyak 310 orang hadir dalam seminar nasional yang diselenggarakan sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi hingga 16.45 WIB. Peserta didominasi oleh mahasiswa Unpar dan masyarakat Kota Bandung. Beberapa diantaranya datang dari luar kota, seperti Jakarta dan Jambi.





