Arief Sidharta, sosok dosen dan teladan yang berpengaruh di ranah hukum Indonesia. Kini, waktu berjalan memasuki bulan ketiga sejak almarhum menghadap Sang Pencipta pada November 2015 lalu. Namun, sosok almarhum masih dan akan tetap melekat, khususnya bagi keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH Unpar).
Diawali dengan wacana yang disampaikan Tanius Sebastian, kader dosen FH Unpar, Malam Ariefian pun tercetus sebagai momen untuk mengenang sosok Arief Sidharta. Lebih khususnya, Malam Ariefian bertujuan agar mahasiswa─terutama mahasiswa angkatan 2015─dapat mengenal sosok almarhum, melanjutkan dan memperluas pengetahuan tentang pengembangan hukum yang sejalan dengan cita-cita di dalam pemikiran Arief Sidharta; dengan harapan pemikiran almarhum dapat bertumbuh dan terus berkembang di lingkungan FH Unpar.
Rangkaian acara Malam Ariefian diawali dengan pekan diskusi sejak (29/1) lalu―delapan pertemuan diskusi membahas tokoh-tokoh yang memengaruhi hasil pemikiran Arief Sidharta sementara puncak acara diselenggarakan pada hari Jumat (19/2) lalu atas kerjasama antara Komunitas Ariefian dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH Unpar) dan Lembaga Pengembangan Humaniora (LPH Unpar) pada pukul 16.00 sore di Ruang 2305, Gedung 2, FH Unpar.
Dalam sesi diskusi “Melanjutkan Pengembanan Hukum Indonesia”, panitia Malam Ariefian mengundang sejumlah orang yang cukup dekat dan mengenal sosok almarhum dengan baik diantaranya, Dr. Sidharta (Binus Business Law), Dr. Tristam Moeliono (Dekan FH Unpar), Donny Danardono, M.A. (FH Soegijapranata), dan Dr. Herlambang P. Wiratraman (FH Unair). Puncak acara berlangsung dalam bentuk musikalisasi puisi dan pertunjukkan seni oleh Romo Fabie Sebastian Heatubun, Pr., Drs., SLL (Ketua LPH Unpar) beserta mahasiswa FH Unpar.
“Kita punya sosok guru besar teladan, tokoh besar, Arief Sidharta. Beliau bukan orang sembarangan karena itu kami ingin mengajak mahasiswa khususnya angkatan 2015, supaya acara ini bisa terus dilanjutkan.” terang Ray Andrew Manuela selaku Ketua Panitia Malam Ariefian.





