Lolos Seleksi Proposal, UNPAR Raih Dana Revolusi Mental Kemenko PMK RI

Tangkapan layar Program Gerakan Nasional Revolusi Mental (PGNRM) 2021 dari Panduan GNRM, Kamis (24/6/2021)

Universitas Katolik Parahyangan berhasil lolos dalam Program Gerakan Nasional Revolusi Mental (PGNRM) 2021 yang didanai oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI. Bersama 54 proposal lainnya yang berasal dari 109 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS), UNPAR kembali membuktikan eksistensinya dalam radar pendidikan nasional. 

Dalam surat pengumuman bernomor 057/IT3/TU/FRI/2021, Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof. Dr. Arif Satria mengumumkan sejumlah PTN dan PTS yang berhasil lolos dalam PGNRM 2021. Lebih lanjut, melalui Rapat Seleksi Proposal yang telah berlangsung pada 19-22 Juni 2021 lalu, FRI mengumumkan hanya 55 dari 189 proposal yang masuk dari 109 PTN dan PTS yang didanai Kemenko PMK dengan penyesuaian anggaran dan kegiatan.

PGNRM 2021 ini merupakan kegiatan  yang diinisiasi oleh Kemenko PMK bersama FRI dan secara detail dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi (PT) anggota FRI. Peran aktif PT sebagai bagian dari masyarakat berkontribusi besar untuk menghasilkan output pada lima dimensi gerakan melalui program/kegiatan yang mengacu pada nilai-nilai Integritas, Etos Kerja, dan Gotong Royong.

Dalam Panduan PGNRM 2021 dijelaskan bahwa maksimum dana kegiatan yang diberikan adalah sebesar Rp 150 juta untuk satu kegiatan. Bantuan dana tersebut dapat digunakan untuk akun-akun yang dijelaskan pada panduan keuangan Kemenko PMK. Kegiatan yang mencantumkan pendanaan bersama (budget sharing) dengan/dan perguruan tinggi, pihak swasta akan mendapatkan prioritas pendanaan.

“Secara khusus kami ucapkan terima kasih bagi perguruan tinggi yang telah berpartisipasi dan selamat bagi perguruan tinggi yang lolos seleksi. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pengembangan perguruan tinggi dan masyarakat umum,” ucap Prof. Dr. Arif Satria dalam pengumuman tertanggal 22 Juni 2021 itu.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNPAR C. Harimanto Suryanugraha, OSC, Drs., SLL. Sekaligus Ketua Pelaksana GNRM UNPAR menyambut baik lolosnya proposal UNPAR yang berjudul “Mahasiswa Baru UNPAR Menuju Revolusi Mental”. Secara khusus, sejak tahun 2013, UNPAR telah mengadakan kegiatan penerimaan mahasiswa baru yang memuat acara penyampaian materi dan aksi nyata menyangkut pengembangan pribadi dan wawasan kebangsaan yang dikemas dalam tema besar tentang Spiritualitas dan Nilai-nilai Dasar UNPAR. 

Lebih lanjut, tema “Proyek Mahasiswa Baru” yang ditawarkan oleh GNRM dapat diintegrasikan ke dalam rangkaian Masa Inisiasi dan Adaptasi (SIAP) bagi mahasiswa baru UNPAR, khususnya dalam pembahasan mengenai Spiritualitas dan Nilai-nilai Dasar UNPAR. 

“Oleh karena itu, materi terkait revolusi mental akan selalu menjadi topik utama dalam kegiatan Inisiasi dan Adaptasi bagi mahasiswa baru UNPAR,” ujarnya, Kamis (24/6/2021).

Peran strategis UNPAR sebagai institusi pendidikan dalam proses revolusi mental bangsa akan memberikan dampak yang signifikan apabila UNPAR bersinergi dengan seluruh elemen, khususnya Pemerintah Indonesia. Momentum GNRM ini akan menjadi perbaikan dan peningkatan mutu kegiatan UNPAR yang sejalan dengan GNRM.

Sementara itu, Kepala Badan Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UNPAR Pietre Gunawan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga proposal UNPAR lolos dalam PGNRM 2021. Dia mengatakan, sesuai dengan yang tertuang dalam proposal, implementasi untuk mendorong terbangunnya pusat perubahan revolusi mental di PT akan diejawantahkan dalam kegiatan SIAP 2021.

“Seperti yang tertuang dalam proposal yang kami usulkan, program revolusi mental akan diimplementasikan kepada para mahasiswa baru angkatan 2021 melalui kegiatan SIAP. Dukungan dana tersebut tentu akan sangat bermanfaat dalam pengembangan dan pematangan materi yang akan diberikan kepada mahasiswa baru. Sehingga diharapkan peningkatan kualitas dapat dijalankan dengan baik dan berkesinambungan. Juga semakin membuka kesempatan untuk kolaborasi dengan unit/pihak dalam visi yang sama, yakni membangun revolusi mental bagi mahasiswa baru,” tuturnya.

Gunawan pun menuturkan, melalui GNRM ini diharapkan membawa perubahan nyata bagi perubahan wajah pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya bagi mahasiswa UNPAR. Nilai-nilai dasar UNPAR yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru adalah kemanusiaan yang utuh, cinta kasih dalam kebenaran, dan hidup dalam keberagaman.

“Nilai-nilai ini diharapkan mampu menjiwai setiap mahasiswa untuk pengembangan pribadinya dan berperilaku baik serta luhur dalam kehidupan bermasyarakat. Ketiga nilai dasar ini ternyata menemukan keterpaduan dengan gagasan dan program Pemerintah Indonesia untuk membentuk mahasiswa yang berkarakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan berintegritas,” ucapnya. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Jun 24, 2021

X