Program studi Magister Ilmu Sosial (MIS) Unpar mengadakan kuliah lapangan ke Laos pada tanggal 9-17 Januari 2012. Kuliah diikuti oleh Viraxay “Ko” Vasilalom (mahasiswa program Kemitraan Negara Berkembang asal Laos), Muhammad Iqbal, Bunga Syakti, Elsarizki Prawisuda, Maria Magdalena dan Theresia Stefanie Utama.
Pada kesempatan mengunjungi Universitas Nasional laos (UNL) di Vientiane, diadakan seminar dan presentasi oleh pihak Unpar dan UNL. Dr. Sukawarsini Djelantik, Kepala Program Magister Ilmu Sosial-Unpar mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul: Terrorism, Media and Violent: an Indonesian Case. Presentasi diikuti diskusi mengenai absennya aksi-aksi terorisme dalam kehidupan masyarakat dan bernegara di Laos. Dari pihak UNL mempresentasikan mengenai politik luar negeri Laos terhadap ASEAN dan Indonesia khususnya, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar peran perempuan dalam politik dan parlemen di Laos. Kedua belah pihak juga membahas mengenai kemungkinan kerjasama kedua pihak, sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam melaksanakan “Diplomasi Publik”.
Bentuk-bentuk kerjasama yang dijajagi antara lain pertukaran mahasiswa dan dosen serta penelitian bersama mengenai isu-isu global khususnya yang menyangkut masalah-masalah keamanan non-tradisional, seperti kesetaraan gender, migrasi buruh, pelanggaran hak asasi manusia, dan peningkatan demokratisasi. Para peserta juga mengunjungi dan berdiskusi dengan sejumlah tokoh di Kantor Kepresidenan Laos, Departmen Dalam Negeri, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Vientiane. Duta Besar RI, HE Kriya Fahmi Pasaribu sangat menyambut baik upaya-upaya yang dilakukan oleh Unpar dalam meningkatkan kerjasama kedua negara khususnya dalam bidang pendidikan tinggi. Beliau juga menyatakan siap membantu dan memfasilitasi kerjasama-kerjasama yang dijalankan ke dua pihak.





