Pada Senin (16/11), telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan (FE Unpar) dengan Business and Export Development Organization (BEDO). Penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama informal yang telah dijalin antara FE Unpar, khususnya Program Studi Manajemen dengan BEDO.
Kesepakatan kerjasama ini diwakili oleh Ibu Dr. Maria Merry Marianti, Dra., M.Si selaku Dekan FE Unpar atas surat kuasa dari Bapak Mangadar Situmorang, Ph.D, Rektor Unpar; sedangkan perwakilan dari BEDO adalah Bapak Jeff Kristianto Iskandarsyah selaku Program Manager.
Sebagai komunitas sharing UMKM berbasis ekspor, BEDO akan mengadakan dua program bersama FE Unpar selama dua tahun kedepan. Pertama, program Sustaining Competitive & Responsible Enterprises (SCORE) yang dilakukan bersama ILO. Program pendampingan tersebut dilakukan guna meningkatkan daya saing, efisiensi, dan kreativitas UMKM. Kedua, Export Coaching Program (ECP) mengenai step by step UMKM untuk dapat melakukan ekspor dan pameran di luar negeri.
Adapun program yang akan dilakukan terlebih dahulu dalam waktu dekat yaitu program SCORE. Program yang telah dilakukan di 8 negara sejak tahun 2010 tersebut akan mengupas lima modul berkenaan dengan kerjasama di tempat kerja, manajemen kualitas, produksi lebih bersih (dalam hal ini berkenaan dengan efisiensi energi dan limbah), manajemen SDM, dan K3 ‘Kesehatan dan Keselamatan Kerja’.
“Saya berharap melalui kerjasama ini kita bisa memajukan perekonomian Indonesia maupun organisasi ILO terkait pengelolaan SDM di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan, kita memiliki tanggung jawab sosial yaitu untuk memajukan masyarakat.” jelas Ibu Dr. Maria Merry Marianti, Dra., M.Si ketika menyampaikan kata sambutan. Kerjasama ini penting supaya dosen-dosen dapat berkiprah di masyarakat, tidak hanya di lembaga pendidikan. Melalui kerjasama ini pula, beliau berharap ada nilai tambah bagi lembaga pendidikan; dan FE Unpar bisa ikut mendukung visi dan misi ILO dan BEDO.
Ketua Program Studi Manajemen, Ibu Triyana Iskandarsyah, Dra., M.Si., selaku inisiator kerjasama FE Unpar dengan BEDO ikut memberi alasan bahwa kerjasama ini didasari atas kesamaan visi dan misi dengan BEDO.
“Salah satu concern dari Program Studi Manajemen adalah pengembangan dan pembinaan UMKM. Kami melihat ada kesamaan visi dan misi dengan BEDO. Karena alasan itu juga, kami ikut mengundang BEDO sebagai juri di acara kami, MENEFESTO.” terang Ibu Triyana Iskandarsyah, Dra., M.Si.
Beliau menerangkan bahwa MENEFESTO merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh mahasiswa Program Studi Manajemen. Adapun kegiatan tersebut menggabungkan dua mata kuliah sekaligus yaitu Keterampilan Manajemen (mahasiswa semester 3 ditugaskan sebagai event organizer sekaligus performer dengan tujuan untuk membangun kepercayaan diri, daya juang, dan mengasah soft skills) serta mata kuliah Kewirausahaan (dengan cara mengisi booth, mengembangkan produk dan melakukan uji pasar).
Melalui program MENEFESTO, pihak BEDO selaku juri mengaku terkesima melihat para mahasiswa melakukan pameran layaknya UMKM yang sudah siap bersaing.
“Pameran MENEFESTO sudah cukup baik, ada beberapa ide yang perlu dipoles, ada juga yang sudah siap untuk bersaing. Kemarin kami baru melihat dari segi produk. Oleh karena itu, melalui program SCORE diharapkan kami dapat melihat dari sisi produksi juga, apakah mereka siap untuk bersaing dan melakukan ekspor.” terang Bapak Jeff Kristianto Iskandarsyah.





