Siklus kehidupan manusia diisi dengan beragam peristiwa yang dapat terjadi tanpa diduga; risiko kehilangan jiwa karena kecelakaan, kerusakan properti pribadi, maupun kehilangan harta benda. Peristiwa tersebut tidak dapat dihindari, tetapi dapat diantisipasi. Salah satu upaya untuk mengantisipasi risiko “tidak terduga” dapat dilakukan melalui asuransi dan perencanaan keuangan.
Pada prinsipnya, ada beragam aset yang dapat dan perlu untuk diasuransikan, tetapi fungsi asuransi dan perencanaan keuangan kerapkali belum dapat dipahami oleh masyarakat di Indonesia. Atas dasar latar belakang tersebut, Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan ingin membuka paradigma para intelektual muda mengenai asuransi dan literasi keuangan melalui program Insurance Goes to Campus (IGTC) : Personal Wealth Management. Program yang diadakan pada hari Kamis (5/11) di Gedung 9 ini merupakan program seminar yang dibentuk oleh Dewan Asuransi Indonesia dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan. Adapun program IGTC telah dilakukan sejak tahun 2007; mengadakan 105 kali seminar di 52 institusi di wilayah Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
Pada kesempatan kali ini, IGTC dibagi kedalam tiga sesi; sesi pertama diawali dengan materi “Pengenalan Asuransi” yang dipaparkan oleh Harliana Liswati, S.Psi selaku Head of Learning & Engagement PT. AIA Financial. Sesi ini membuka pengetahuan para peserta mengenai jenis-jenis dan manfaat asuransi serta prinsip dasar dari asuransi.
Seminar ini semakin menarik minat dan antusiasme para peserta ketika memasuki sesi “Peluang Karir di Dunia Asuransi”. Andy Rachman, S.E. selaku Learning Development PT. AIA Financial, dengan persuasif memberi pengetahuan baru dan peluang bagi mahasiswa yang ingin bekerja di industri asuransi, baik sebagai agent maupun karyawan tetap dengan jenjang karir yang menjanjikan.
Mengutip dari pernyataan Andy, “asuransi merupakan salah satu instrumen untuk dapat mengelola kekayaan.” Esensi ini disampaikan secara apik oleh Ryan Novryansyah, S.E., dengan judul presentasi “Personal Wealth Management”; konsep dan tahapan perencanaan keuangan yang memberi perspektif baru bahwasanya asuransi tidak hanya berkenaan dengan proteksi tetapi juga cara untuk melakukan investasi.
Serangkaian program IGTC ini tidak hanya berhasil membuka pengetahuan para peserta tetapi juga memberi insight untuk membangun perilaku positif di dunia kerja; khususnya di industri asuransi, serta motivasi untuk melakukan perencanaan keuangan dan investasi di masa depan.





