ICGS Ajak Siswa SMA Kenali Teknik Industri

Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (TI Unpar) kembali menyelenggarakan ajang Industrial Challenge Goes to School, sebuah wadah pengenalan bagi siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tertarik untuk melanjutkan studinya mendalami berbagai fenomena berkaitan dengan teknik industri. Sebanyak 45 peserta dari 12 SMA yang terbagi ke dalam 15 tim mengikuti rangkaian kompetisi yang berlangsung selama dua hari.

Serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, kompetisi dalam ICGS dibagi dalam empat babak. Pertama adalah babak penyisihan, di mana setiap tim ditantang untuk menyelesaikan soal-soal pilihan ganda. Sesi berikutnya disajikan dalam bentuk “Betting”. Dalam sesi ini, para peserta bebas memilih pertanyaan yang akan dijawab, dan menentukan poin sesuai dengan kemampuan mereka menjawab soal tersebut. Tahap semifinal diadakan dalam bentuk cerdas cermat yang dibagi dalam beberapa kloter yang masing-masing diikuti oleh tiga tim.

Para finalis yang lolos mendapat tantangan terakhir, yaitu studi kasus. Mereka ditantang untuk mengidentifikasi masalah sesuai tema dan memberikan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah tersebut. Tahun ini, SMA Bintang Mulia menjadi juara pertama dalam ajang ICGS, disusul oleh SMA Santo Aloysius dan SMAK 2 BPK Penabur sebagai juara kedua dan ketiga.

ICGS tidak hanya diisi oleh pemberian materi dan kompetisi teknik. Para peserta ICGS mendapat kesempatan untuk mengunjungi fasilitas yang ada di TI Unpar lewat tur laboratorium, serta menambah ilmu lewat talkshow serta seminar.

Tema tahun ini diakui sebagai salah satu daya tarik tersendiri bagi para peserta. “ICGS ini yang paling menarik,” ungkap Dicka M. R., koordinator mahasiswa ICGS 2017. ICGS mengangkat tema ergonomi, ilmu yang paling banyak aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, dalam tajuk “Enhancing the Role of Human Factor in System Design”. “Setelah mereka menangkap ilmunya, mereka jadi ingin lebih tahu.” Dicka sendiri mengamati munculnya sikap kritis para peserta ICGS, khususnya dalam menerima materi baru yang menarik ini.

Dicka sendiri berharap, “Semoga dengan adanya ICGS membuat mereka semakin tertarik dengan apa itu teknik industri.” Meski tidak semua peserta menang, pihak penyelenggara juga berharap agar antusiasme para peserta tidak surut, dan mendorong mereka untuk menimba ilmu terkait teknik industri, terutama dengan bergabung di Unpar di masa mendatang.

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Nov 30, 2017

X