Gedung sekolah yang nyaman dan kondusif didukung dengan perlengkapan serta fasilitas yang memadai menjadi dambaan bagi para pendidik/ guru maupun siswa/i, tidak terkecuali Sekolah Kristen Hidup Baru, Ciumbuleuit, Bandung.
Ketersediaan bangku, papan tulis, buku, dan alat tulis menjadi sejumlah kelengkapan dasar yang harus dipenuhi untuk menunjang proses belajar mengajar. Namun, tidak demikian dengan Sekolah Kristen Hidup Baru yang rupanya masih memerlukan bantuan sarana penunjang kegiatan belajar.
Pada Selasa (22/3), Biro Sarana dan Prasarana Universitas Katolik Parahyangan (BSP Unpar) yang diwakili oleh Bapak Mardonius Trikaloka, mengadakan kunjungan ke SMP Kristen Hidup Baru dalam rangka serah terima bantuan berupa kursi belajar.
Adapun pemberian sejumlah 40 kursi dirasa menjadi kebutuhan bagi sekolah dengan 38 orang siswa/i tersebut. Seperti yang diungkapkan Ibu Eti Sumiati, S.E. selaku Kepala Sekolah Kristen Hidup Baru, pihak sekolah mengatakan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat guna mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.
Melalui kegiatan tersebut, Unpar diharapkan dapat terus melanjutkan program-program serupa dalam mendukung kegiatan belajar mengajar guna membantu terciptanya generasi bangsa yang lebih baik.





