Pada 9 Desember 2003, 94 negara menyatukan tekad untuk memerangi korupsi. Ratifikasi Konvensi PBB Anti Korupsi yang bertempat di Merida, Mexico menandakan bahwa setiap negara memiliki kewajiban untuk melawan fenomena korosif di tengah kehidupan bermasyarakat.
Indonesia menjadi salah satu negara yang menggaungkan suara untuk memerdekakan Nusantara dari kasus korupsi. Sejak dikeluarkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 mengenai Percepatan Pemberantasan Korupsi pada 9 Desember 2004, pemerintah Indonesia mulai mengagendakan program-program kerja guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Kendatipun demikian, mengapa Indonesia tidak pernah luput dari aksi suap, penggelapan dalam jabatan, penyalahgunaan kewenangan, maupun gratifikasi? Siapa Indonesia sehingga korupsi masih mengakar kuat di negeri ini?
Dalam satu kesempatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Rasyid Baswedan mengatakan, “Indonesia memiliki banyak masalah bukan karena banyaknya orang jahat tetapi karena orang-orang baik memilih diam dan mendiamkan.”
Diawali dari kesadaran sebagai generasi penerus dan pelurus negeri, Persatuan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan turut memberi dukungan untuk melawan tindak korupsi.
Pada hari Jumat (4/12), melalui Temu Tokoh ‘BASA-BASI’ Bangkit Bersama Berantas Korupsi, dalam momen peringatan Hari Anti Korupsi Internasional maka, mahasiswa Unpar menyatakan dengan tegas sebagai berikut.
- Kami mahasiswa UNPAR akan secara aktif dan berkelanjutan ambil bagian dalam pemberantasan korupsi di Indonesia dimulai dari lingkungan sekitar kami dalam kapabilitas sebagai mahasiswa dan masyarakat Indonesia;
- Kami mahasiswa UNPAR menentang pelemahan dan kriminalisasi KPK dan lembaga penegak hukum lainnnya yang secara aktif memberantas korupsi;
- Kami mahasiswa UNPAR akan terus berusaha menggalakkan budaya dan semangat antikorupsi serta mengajak seluruh mahasiswa dan elemen UNPAR untuk ambil bagian dalam menggalakkan budaya antikorupsi.
- Kami mahasiswa UNPAR akan terus berusaha untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan yang dipercayakan kepada kami, mahasiswa UNPAR.
Demikian penyatuan aksi dan suara mahasiswa di dengungkan oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh Program Studi di Universitas Katolik Parahyangan.
Indonesia, kami peduli.
Aku Melawan Korupsi.





