Indonesia merupakan salah satu kekuatan besar di kawasan Asia Tenggara. Hal ini terlihat dari semangatnya merangkul negara-negara dalam kawasan tersebut, dalam sebuah wadah organisasi bernama Association of Southeast Asian Nations, yang lebih dikenal sebagai ASEAN. Meski tahun ini organisasi ini memasuki usia 50 tahun, kesadaran akan pentingnya keberadaan ASEAN menjadi kebutuhan yang harus selalu dipenuhi. Kesadaran ini utamanya harus ditanamkan pada generasi muda sejak dini.
ASEAN for Kids (AFK) lahir dari inisiatif Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HMPSIHI) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) untuk memperkenalkan dan memberi kesadaran bagi anak-anak sebagai bagian dari masyarakat ASEAN. Selama dua hari, dari Jumat (31/3) hingga Sabtu (1/4), mahasiswa memberikan pengetahuan mengenai ASEAN kepada siswa-siswi kelas 5 yang bersekolah di SDN 1 Ciumbuleuit. Kegiatan yang bertema “Aku Anak ASEAN” ini diorganisir oleh Divisi Pengabdian Masyarakat HMPSIHI, setelah sebelumnya dipegang oleh Divisi Eksternal, bekerja sama dengan Kelompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI).
Konsep besar kegiatan ini adalah belajar sambil bermain, dengan menggabungkan metode pembelajaran audio, visual, dan kinestetik. Berbagai kegiatan, seperti menonton film animasi ASEAN, kuis interaktif, serta menggambar dan mewarnai, mengajak siswa-siswi mengenal lebih jauh apa itu ASEAN. Selama kegiatan, anak-anak dibekali oleh modul yang berisi informasi mengenai ASEAN, serta didampingi oleh relawan (volunteer) yang merupakan mahasiswa-mahasiswi Hubungan Internasional Unpar.
Kegiatan ini memberikan dampak yang nyata bagi kesadaran siswa-siswi akan ASEAN. Terbukti, hasil post-test yang diadakan di akhir kegiatan mengalami peningkatan dibandingkan dengan hasil pre-test yang diberikan pada hari pertama kegiatan. Nilai tertinggi tes meningkat, dari 72 pada pre-test, menjadi 96 pada post-test. Hal ini menjadi bukti bahwa kegiatan AFK berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa-siswi akan ASEAN.
Panitia penyelenggara berharap AFK dapat membantu anak-anak, khususnya siswa-siswi di SDN Ciumbuleuit, untuk mengenal ASEAN, serta memahami bahwa mereka adalah bagian dari ASEAN. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepekaan sosial, dalam bentuk bakti ilmu bagi masyarakat sekitar, yang diawali dengan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.





