Kesehatan menjadi harta yang tidak ternilai harganya. Seiring dengan bertambahnya umur, setiap orang mesti meningkatkan kewaspadaan akan berbagai gangguan kesehatan. Memahami gejala-gejala awal serta mengetahui cara pencegahan yang tepat akan menghindarkan diri dari berbagai masalah kesehatan.
Pentingnya kesehatan menjadi salah satu pendorong bagi Biro Kepegawaian (Bikep) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) untuk mengadakan kegiatan talkshow bertajuk “Deteksi Dini & Pencegahan Tumor Payudara & Prostat”, pada Jumat (9/12), bertempat di Ruang Audio Visual, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpar. Talkshow ini diikuti oleh lebih kurang 60 orang pegawai dari berbagai biro, unit, dan fakultas yang ada di Unpar.
Dalam talkshow yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini, dr. Yenny Saputra dari Rumah Sakit Borromeus, Bandung, memberikan penjelasan menarik mengenai bagaimana langkah mendeteksi dan mencegah penyakit tumor, terutama tumor payudara dan prostat. Keduanya adalah penyakit tumor yang paling umum saat ini.
Meskipun terkesan menakutkan, dr. Yenny mengatakan bahwa tidak selamanya tumor membahayakan. Ada tumor yang “jinak”, juga yang berbahaya. Tumor berbahaya inilah yang berpotensi menyebabkan kondisi yang lazim disebut kanker (cancer). Mengetahui jenis tumor sejak dini akan membantu penanganan yang tepat.
Untuk mencegah gangguan kesehatan akibat tumor, dr. Yenny mengajak seluruh peserta untuk melakukan pemeriksaan rutin guna mencegah tumbuh dan berkembangnya tumor. Contohnya melalui metode “SADARI” (Periksa Payudara Sendiri) guna mendeteksi tumor sejak dini, terutama bagi perempuan.
Namun, lanjut dr. Yenny, akan lebih baik bagi kita untuk selalu melakukan pencegahan, dengan selalu menjaga kesehatan. Salah satunya melalui aksi “CERDIK”, yaitu cek kesehatan secara teratur, enyahkan rokok, rajin beraktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, serta kelola stress yang baik dan benar. Lewat aksi mudah ini, tubuh niscaya akan terhindar dari gangguan kesehatan.





