Mencetak Ahli Manajemen Perusahaan Melalui Pendidikan Vokasi

Istilah manajemen tak lepas dari keberadaan sebuah organisasi sebagai wadah untuk mencapai tujuan.

Pada dasarnya manajemen mencakup proses perencanaan (planning), pengorganisasisan (organizing), dan pengawasan (controlling) SDM secara efektif dan efisien. Manajemen menjadi aspek pokok bagi setiap perusahaan. Melalui penerapan fungsi manajemen perusahaan yang baik, suatu perusahaan dapat menentukan arah pertumbuhan dan perkembangannya agar mampu bertahan serta menghadapi segala tantangan.

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) sejak pertengahan tahun 1995 telah menyelenggarakan program pendidikan vokasi/profesi (D-3) untuk Program Studi (Prodi) Manajemen Perusahaan, yang hingga sekarang berkembang menjadi sebuah pusat pengembangan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan kewirausahaan dan manajemen.

Program D-3 Manajemen Perusahaan didirikan dengan tujuan untuk mempersiapkan peserta didik yang memiliki kompetensi vokasi dalam bidang manajemen bisnis (kewirausahaan, pemasaran, keuangan, perkantoran, dan administrasi kepegawaian) serta perpajakan (penghitungan dan pengisian SPT pajak penghasilan, PBB, Ppn, PpnBM).

Perbaikan dan pengembangan kurikulum terus dilakukan dengan melengkapi mata kuliah melalui kegiatan praktikum untuk meningkatkan pembelajaran vokasi. Penyempurnaan kurikulum didasari pada konsep thinking curriculum dengan tujuan untuk mencapai kompetensi lulusan yang diharapkan oleh dunia kerja dan dunia bisnis/usaha.

Apalagi dengan entrepreneurial-based learning (metode pembelajaran yang mendidik karakter wirausaha) sehingga warna kewirausahaan menjadi hal yang kental dari program ini. Hal tersebut disesuaikan dengan analisis SWOT dan tracer study yang dilakukan.

Setelah menyelesaikan studi, peserta didik memperoleh bekal yang cukup untuk menjadi wirausaha terdidik yang bermoral dan beretika serta diharapkan dapat menduduki posisi manajer tingkat pertama (first-line manager).

Adapun kurikulum D-3 Manajemen Perusahaan dirancang dalam 6 semester (3 tahun) dengan 110 SKS. Jumlah total SKS menjadi berkurang dari sebelumnya, tetapi isi setiap mata kuliah menjadi lebih baik karena terdapat pengalihan jumlah jam mata kuliah teori ke praktik serta mata kuliah praktikum dalam rangka meningkatkan keterampilan mahasiswa dengan menambahkan mata kuliah bidang kewirausahaan.

Kunjungan Perusahaan

Penekanan pada aspek kegiatan praktik di luar kelas, baik di dalam maupun di luar kampus dan praktikum di laboratorium mendorong lulusan D-3 Manajemen Perusahaan Unpar relatif lebih siap pakai untuk bekerja atau membuka usaha sendiri.

Pembelajaran di D3 Manajemen Perusahaan lebih menekankan pada kegiatan vokasi (mempraktikan ilmu di dunia nyata) yaitu sebesar 60 persen atau lebih melalui mata kuliah praktikum di kelas seperti aplikasi komputer, administrasi kantor, sistem informasi manajemen.

Ada pula praktik di luar kelas yang bertujuan mengaplikasikan teori yang dipelajari. Sebut saja kunjungan perusahaan adalah salah satu contoh kegiatan praktik di mata kuliah teori Manajemen Operasi dan Manajemen Pemasaran I.

Pada awal Juni 2016, Himpunan Mahasiswa Prodi D3 Manajemen Perusahaan (HMPSD3MP) mengunjungi perusahaan jamu dan perusahaan coklat tradisional. Sebanyak 62 peserta mendapatkan gambaran yang menarik bagaimana proses produksi, baik secara modern maupun tradisional, tetap dapat menghasilkan produk yang baik dan memenuhi standar produk ekspor.

Dari kunjungan ke pabrik cokelat di Yogyakarta tersebut peserta dapat melihat bagaimana proses produksi cokelat kemasan yang hampir seluruh prosesnya masih menggunakan teknik manual (handmade), tetapi bisa memenuhi kualitas ekspor.

Sementara ketika peserta berkunjung ke perusahaan jamu, mereka dapat melihat proses produksi dan pengemasan secara modern di pabrik berstandar internasional. Peserta dapat mempelajari bagaimana produk yang sifatnya sangat tradisional dapat diproduksi secara modern sehingga memenuhi standar ekspor, dan dapat dikemas dengan baik sehingga dapat diterima oleh pasar internasional. Inovasi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut dalam menciptakan produk jamu yang variatif dan dapat diterima di masyarakat pun menjadi poin penting yang dapat dipelajari.

Kunjungan perusahaan menjadi salah satu contoh kegiatan praktik dalam mata kuliah teori Manajemen Operasi dan Manajemen Pemasaran I. Selain itu, kegiatan ini merupakan tugas praktik yang berupa paper hasil pengamatan peserta terhadap obyek/perusahaan yang dikunjungi, dan relevansinya dengan teori di kelas.

Selain sebagai syarat mata kuliah utama yang diwajibkan yaitu Manajemen Operasi dan Manajemen Pemasaran I, melalui kunjungan perusahaan mahasiswa juga mendapatkan pengetahuan tambahan yang bersifat aplikatif tentang manajemen persediaan, manajemen keuangan, SDM, dan bagaimana perusahaan-perusahaan yang dikunjungi tersebut berusaha memupuk “goodwill”, yaitu nama baik/reputasi perusahaan tersebut.

 

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 19 Juli 2016)

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Jul 19, 2016

X