Pada Rabu (30/3), telah dilakukan pertemuan antara Hanyang International Summer School (HISS) 2016 yang diwakili Jinnie Yoon dan Rick Purt dengan Kantor Internasional dan Kerjasama. Pertemuan singkat tersebut berlangsung di Gedung Rektorat UNPAR, membahas mengenai kemungkinan kerja sama antara UNPAR dengan Hanyang University, Korea Selatan. Kerja sama difokuskan terkait program HISS 2016 yang akan diselenggarakan pada Juli 2016 mendatang. Program HISS 2016 sendiri sebenarnya sudah ada sejak lama. Sebelum tahun 2013 hanya difokuskan bagi mahasiswa Amerika Serikat. Sejak 2013, program ini mulai merambah mahasiswa Asia. Universitas yang mengusung motto Love in Deed and in Truth ini tertarik bekerja sama dengan UNPAR karena direferensikan oleh mahasiswa Indonesia lain yang pernah mengikuti program ini sebelumnya.
Hanyang University membuka kesempatan bagi 15-20 mahasiswa UNPAR untuk berpartisipasi dalam acara ini. Program summer school akan dibagi menjadi dua rentang waktu, yaitu 1 minggu dan 2 minggu.
Program ini akan dilaksanakan mulai dari 4 Juli – 28 Juli 2016. Selama rentang waktu tersebut mahasiswa akan mendapat pelajaran (courses) dalam berbagai bidang seperti, art & design, media & communication, serta economy & business. Selain belajar secara formal di bangku kuliah, terdapat program non-formal lainnya seperti, city tour, NANTA (Menonton pertunjukkan perkusi dan komedi internasional), cultural activity, summer party, dan MUD Festival.
Letak Hanyang University yang sangat strategis di tengah kota Seoul, Korea Selatan akan menambah keseruan program ini, karena berbagai tempat menarik dapat dicapai dengan sangat mudah dan cepat. Selain dari pengalaman dan pengetahuan baru, peserta dituntut untuk bisa beradaptasi dan bergaul dalam suasana yang multikultural. Peserta akan mendapatkan banyak teman baru dari berbagai negara.





