Berakhirnya Desember 2015 menandakan bahwa Indonesia segera memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Adapun MEA menuntut sektor industri untuk mampu berdaya saing di tingkat internasional.
Begitu pula dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM perlu di bina untuk mampu mengkonversi tantangan menjadi peluang dalam memajukan usaha.
Pada hari Selasa (22/12) lalu, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kembali bekerjasama dengan lembaga keuangan, Bank Jabar Banten (BJB), dalam upaya mewujudkan UMKM yang berdaya saing, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Adapun kerjasama dilandasi pada kesamaan tujuan antara Bank BJB dengan Unpar perihal pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Dalam hal ini, Bank BJB menyelenggarakan program PESAT ‘Pemberdayaan Masyarakat Ekonomi Terpadu’ sementara Unpar memiliki Center of Excellence Small Medium Entreprises Development ‘Pusat Studi UMKM’ (CoE-SMED).
Berdasarkan pada nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Bapak Mangadar Situmorang, Ph.D, selaku Rektor Unpar dengan Bapak Agus Gunawan, selaku Direktur Mikro Bank BJB maka, kerjasama dilakukan dalam bentuk kegiatan coaching, training, dan research.





