Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) mengadakan upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (17/8) di halaman depan kampus. Upacara ini dihadiri oleh mahasiswa, tenaga kependidikan, tenaga pendidik, serta seluruh pejabat struktural di lingkungan Universitas Katolik Parahyangan. Marching Band yang mengiringi upacara kali ini didatangkan dari Komando Pendidikan dan Latihan TNI-AD.
Pembina Upacara, Mangadar Situmorang, Ph.D, memberikan amanat upacara dengan tema “A Great UNPAR: UNPAR yang Memerdekakan”. “Sejarah kemerdekaan Indonesia sesungguhnya adalah sejarah pendidikan, buah dari pengetahuan, hasil dari proses penyadaran pribadi, penyadaran kolektif, dan penyadaran berbangsa dan bernegara,” ungkapnya. Beliau kemudian kembali mengingatkan tentang munculnya tokoh-tokoh pendidikan pada awal pergerakan atau kebangkitan nasional. Pendidikan membuat bangsa Indonesia tersadar bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Pendirian Universitas Katolik Parahyangan sepuluh tahun setelah kemerdekaan oleh dua pemimpin umat Katolik Bogor dan Bandung diyakininya sebagai usaha untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi warga Jawa Barat. “Melalui pendidikan, UNPAR berpartisipasi melakukan gerakan pembebasan dari kebodohan, kemiskinan dan ketidak-berdayaan,” tegasnya. Sekitar 54.000 sarjana yang telah dihasilkan UNPAR adalah bukti kontribusi universitas yang berusia enam puluh tahun ini, terhadap kemajuan bangsa.
Di dalam upacara bendera ini secara khusus Rektor UNPAR memberikan secara simbolis 1563 buku sumbangan mahasiswa baru untuk sebelas instansi yang terdiri dari sekolah, komunitas, dan panti asuhan. Buku tersebut merupakan hasil seleksi 1800 buku yang terdiri dari buku ensiklopedia, buku pelajaran, dan buku bergambar. Kepedulian mahasiswa baru terhadap sebelas instansi tersebut merupakan salah satu wujud UNPAR yang memerdekakan dan sesuai dengan Spritualitas dan Nilai-nilai Dasar UNPAR (SINDU).
Berikut ini adalah amanat upacara yang disampaikan oleh Mangadar Situmorang, Ph.D (Rektor Universitas Katolik Parahyangan). (klik disini)





