Program Magister Ilmu Sosial (MIS) UNPAR mengadakan Kuliah Lapangan ke Kawasan Indonesian Peace and Security Center (IPSC) pada tanggal 26 Mei 2014. Disini para mahasiswa meninjau Fasilitas Pendidikan dan Latihan (Fasdiklat) Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), dan kampus Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan). IPSC merupakan kawasan yang menyatukan 7 lembaga, yaitu Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Markas Pasukan Stand by force, Komite Olahraga Militer Nasional (KOMI) sebagai pusat kegiatan olahraga militer nasional maupun internasional, dan Pusat Bahasa/ National Language Center (NLC). Kawasan IPSC, yang berada pada 450 meter diatas permukaan laut dengan luas 261 hektar ini baru diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 7 April 2014 yang baru lalu.
Di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), tim MIS diterima oleh Komandan PMPP Bpk. Brigadir Jenderal Putranto, S.Sos. Penjelasan yang disampaikan termasuk visi-misi lembaga, fasilitas-fasilitas latihan yang tersedia bagi para calon anggota pasukan pemeliharaan perdamaian Indonesia dibawah PBB agar memenuhi standar internasional. Pembangunan PMPP ini terkait dengan visi Indonesia utuk menjadi negara 10 besar pengirim pasukan pemelihara perdamaian PBB. Untuk mewujudkan misi, fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan. Para mahasiswa juga berkesempatan untuk berdiskusi dengan pimpinan yang semuanya pernah terlibat dalam misi pemeliharaan perdamaian di kawasan-kawasan konflik dunia.
Kuliah lapangan ke IPSC ini menggenapi kegiatan-kegiatan serupa yang diadakan semester ini, yaitu seminar internasional di University of Social Science and Humanities (USSH) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi, Vietnam. Selain itu, program MIS juga mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kinderdorf SOS Children Village di Lembang, keduanya diadakan pada bulan Maret 2014.





