Prodi Teknik Informatika UNPAR Kenalkan Alternatif Platform Kolaborasi Produktif dengan Microsoft 365

Program Studi Teknik Informatika mengadakan seminar internal melalui Zoom, pada Rabu (5/5/2021) dengan tema “Kolaborasi Produktif dengan Microsoft 365”. Narasumber dari seminar tersebut yaitu Pascal Alfadian Nugroho, M. Comp, yang merupakan dosen Teknik Informatika dan dibantu oleh dua mahasiswa yaitu Deddy Chandra dan Bryan Heryanto.

UNPAR sendiri menjalin kerja sama dengan Google dan Microsoft, dimana UNPAR mendapatkan Google Workspace dan Microsoft 365 untuk seluruh sivitasnya. Hal itu merupakan layanan yang sama dengan layanan yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Di UNPAR, sivitas lebih banyak menggunakan layanan Google karena terintegrasi dengan SSO (Single Sign On) dan e-mail @unpar.ac.id.

Untuk mengawali, narasumber mengingatkan kepada para peserta bahwa sivitas dapat mengunduh aplikasi desktop Word, Excel, dan Powerpoint 365. Kemudian memasukkan akun Microsoft 365 mereka untuk mendapatkan lisensi. Tentu saja, ini akan menghemat biaya, mengingat lisensi aplikasi tersebut jika dibeli sendiri membutuhkan biaya tertentu (sekitar Rp 1,2  juta per tahun).

Selain itu, jika dokumen ditaruh di OneDrive, sivitas dapat mengakses dan menyunting dokumen-dokumen mereka menggunakan aplikasi di gawai. Narasumber pun menyampaikan bahwa OneDrive bisa digunakan sebagai pengganti Google Drive.

Layanan lain yang diperkenalkan adalah SharePoint. Mirip dengan OneDrive, SharePoint merupakan ruang penyimpanan yang berbasis awan. Bedanya, SharePoint merupakan tempat penyimpanan yang lebih permanen dan digunakan bersama, alih-alih penyimpanan pribadi.

Keuntungan dari SharePoint adalah tautan berbagi yang lebih deskriptif dan permanen, tidak seperti tautan berbagi pada OneDrive atau Google Drive yang biasanya terdiri dari karakter acak dan aksesknya ditentukan oleh satu individu saja. SharePoint juga dapat menampilkan halaman web yang bisa menjadi gerbang masuk untuk dokumen-dokumen yang ada di dalamnya.

Narasumber juga menjelaskan layanan Microsoft Teams yang bisa digunakan sebagai layanan telekonferensi, percakapan teks, serta berbagi file dalam satu aplikasi. Jika dibandingkan dengan layanan telekonferensi lain seperti Zoom, Teams lebih “berat”, namun kelebihannya adalah kemampuannya untuk mengumpulkan informasi dalam satu tempat sehingga lebih terorganisir.

Sesi terakhir presentasi dibawakan oleh Deddy dan Bryan yang menunjukkan pemanfaatan PowerApps, sebuah layanan untuk membuat aplikasi yang memanfaatkan sumber data yang tersedia di berbagai layanan Microsoft 365 seperti SharePoint, Excel, SQL, dan sebagainya. Selain PowerApps, ada layanan lain seperti PowerBI, PowerAutomate, dan PowerVirtualAgents yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan lain, namun belum dieksplorasi lebih lanjut.

Presentasi diakhiri dengan sesi tanya jawab. Selain bertanya, dosen-dosen juga berdiskusi dan berbagi pengalaman terutama dalam hal penggunaan layanan telekonferensi antara Zoom, Google Meet, dan Microsoft Teams. Narasumber menyimpulkan bahwa tidak ada satu layanan yang sempurna, melainkan perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Jika menitikberatkan pada layanan telekonferensi, Zoom bisa menjadi pilihan utama. Jika memerlukan keterorganisiran, Microsoft Teams lebih bisa diandalkan (dengan asumsi seluruh peserta sudah mendapatkan akses ke akun Microsoft 365 mereka). (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR/Sumber: Rilis Prodi Teknik Informatika UNPAR)

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

May 6, 2021

X