Dalam rangkaian pendakian Indonesia Seven Summits Expedition Mahitala UNPAR (ISSEMU) 2009 – 2012 untuk menorehkan prestasi bangsa Indonesia di mata dunia internasional, tim Mahasiswa Parahyangan Pecinta Alam (Mahitala) Universitas Katolik Parahyangan telah berhasil mencapai tiga puncak gunung tertinggi di dunia, yaitu gunung Carstensz Pyramid – Papua, dengan ketinggian 4.884 meter diatas permukaan laut (mdpl) yang merupakan rintisan awal ekspedisi seven summits pada bulan Januari 2009, pendakian Gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Afrika, serta Gunung Elbrus (5.642 mdpl) di Eropa pada bulan Agustus 2010.
Pendakian ke puncak Kilimanjaro dengan ketinggian memakan waktu lima hari perjalanan. Para anggota tim ditemani empat orang dari porter dan guide. Pendakian menuju Uhuru dimulai Jumat 6 Agustus, melalui jalur Machame. Jalur Machame melalui barat daya menuju Uhuru, itu lebih berat dari jalur normal (Marangu) di tenggara, tapi waktu pencapaiannya satu hari lebih cepat. Pendakian ke Puncak Elbrus juga dilakukan melalui jalur yang berbeda. Para anggota tim sepakat tidak menggunakan jalur normal via Treskol.
Masih tersisa empat puncak lagi untuk didaki guna menyelesaikan rangkaian pendakian ISSEMU 2009-2012. Selanjutnya tim ISSEMU akan melanjutkan ekspedisi ke puncak Vinson Massif, Antartika; Puncak Aconcagua, Argentina; puncak Everest, Nepal; dan puncak gunung Denali, Alaska. Pendakian keempat puncak gunung ini akan dilanjutkan hingga 2012 mendatang, sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.





