Mahasiswa Internasional Unpar: Belajar Membatik dan Bermain Angklung

Mengenal dan mempelajari budaya menjadi pilihan menarik yang menyenangkan. Tentunya hal tersebut tidaklah lepas ketika kita mengunjungi, bahkan tinggal di sebuah tempat yang baru, dengan budaya yang berbeda, terlebih antarnegara.

Begitu pula dengan bersekolah di negara lain. Pelajar internasional diperkenalkan dengan bahasa, budaya, dan nilai-nilai baru di negara tersebut. Tak terkecuali di tingkat universitas.

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) sebagai salah satu universitas di Jawa Barat, senantiasa menjunjung nilai-nilai, budaya, serta kearifan lokal dalam konteks internasionalisasi.

Mahasiswa internasional Unpar diajak untuk mengenal juga mempelajari secara langsung sejumlah praktik budaya di Bandung. Seperti belajar membatik dan bermain angklung.

Pada Jumat (29/3), International Office (IO) Unpar mengadakan kegiatan pengenalan budaya berlokasi di Batik Komar, Cigadung dan Saung Angklung Udjo, Padasuka. Kegiatan ini rutin diadakan setiap semesternya yang diperuntukkan bagi mahasiswa asing Unpar.

I really like the batik workshop because i really like the style of clothing… And it was really cool to see how the patterns were made and then how the clothing was made. It gives me a better appreciation on how long it (the process) takes… And then it was really fun of making it,” ungkap Gavin salah satu mahasiswa Australia yang tengah mengikuti program ACICIS di Unpar.

Seeing them all together (angklung team), it was really like a group in the orchestra so that was really inclusive and fun,” tambahnya penuh antusias yang dijumpai tim Publikasi Unpar setelah pertunjukkan angklung selesai.

Adapun, mahasiswa internasional Unpar yang turut berpartisipasi dalam kegiatan pengenalan antarbudaya yakni mahasiswa program The Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS), serta program bilateral dari Jerman, Italia, Australia, juga Perancis.

Selain ACICIS dan bilateral, Unpar memiliki program reguler bagi mahasiswa asing serta program kerja sama dengan pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB). Unpar membuka kesempatan bagi mahasiswa asing dari negara anggota KNB untuk berkuliah di program magister Unpar.

Rencananya, mahasiswa asing Unpar (program ACICIS dan bilateral) akan mengikuti program belajar di Unpar hingga Juni 2019 mendatang.

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Apr 1, 2019

X