Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) kembali menggelar Economics Student Conference 2017 pada Senin (29/5) hingga Selasa (30/5) di Gedung 9 Fakultas Ekonomi, Kampus Unpar. Mengambil tema “Isu Kebijakan dan Pembangunan Indonesia”, makalah yang diikutsertarkan dalam konferensi ini tidak hanya berfokus pada perkembangan perekonomian dalam lingkup nasional semata, tetapi juga melihat berbagai isu pembangunan dari sisi multilateral dan regional.
Konferensi ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh Program Studi Ekonomi Pembangunan, sebagai sarana untuk membina budaya akademik di lingkungan program studi, sekaligus menjadi bagian dari proses perkuliahan yang wajib ditempuh oleh mahasiswa.
Sebanyak 69 mahasiswa, yang terdiri dari angkatan 2011 sampai dengan 2015, turut berpartisipasi pada konferensi ini. Peserta melakukan penelitian dan membuat karya tulis baik dalam kelompok maupun secara individual. Karya tulis yang dihasilkan kemudian dipresentasikan di hadapan mahasiswa-mahasiswi lain dan discussant, yang terdiri dari dosen ekonomi pembangunan. Penilaian karya tulis didasarkan atas berbagai aspek, seperti pemahaman penulis, sistematika analisis, kualitas argumen, dan penyajian lisan dalam bentuk presentasi dan diskusi.
Isu yang diangkat dalam kerangka tema konferensi sangat beragam. Misalnya, makalah berjudul “Hubungan antara Pertumbuhan Ekonomi dan Asuransi” yang ditulis oleh salah satu kelompok beranggotakan mahasiswa lintas angkatan. Ada pula karya tulis yang mengangkat tajuk “Analisis Nilai Kerugian Ekonomi Pencemaran Sungai oleh Limbah Industri Penyamakan Kulit, yang dituliskan oleh seorang mahasiswa dalam penelitian lapangan di Sukaregang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu membuat karya tulis ilmiah yang berkualitas serta layak untuk dipublikasikan.





