Tidak salah bila Kota Bandung didaulat sebagai Kota Kreatif di Indonesia. Salah satunya ditandai oleh berkembangnya bisnis kreatif yang diinisiasi oleh anak muda, khususnya dalam bentuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bisnis di bidang kuliner menjadi primadona bagi sebagian besar start-up ini. Dengan semakin maraknya pelaku bisnis, maka berbagai tantangan muncul, seiring persaingan usaha yang semakin meningkat pula.
Tantangan ini dijawab oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), dalam kegiatan bertajuk “Eaters”. Eaters adalah salah satu program kerja rutin Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen (HMPSM) Unpar, yang bertujuan sebagai wadah bagi UMKM yang berada di Kota Bandung, khususnya yang berkecimpung dalam bidang kuliner, untuk memasarkan produk unggulannya. Lewat Eaters, diharapkan masyarakat Bandung menjadi semakin sadar akan keberadaan UMKM tersebut, sehingga bisnis mereka pun berkelanjutan.
Tahun ini Eaters mengusung tema “Tropical Paradise”, dengan menghadirkan nuansa tropis di kawasan Asia Afrika, tepatnya di Cikapundung River Spot, pada Minggu (9/4) lalu. Sebanyak 27 tenant kuliner (termasuk dari mahasiswa Unpar), serta 7 food truck turut berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung dari tengah hari hingga malam tersebut. Kegiatan Eaters juga dimeriahkan oleh eating competition serta live cooking demo.
Eaters mendapat sambutan yang menggembirakan, baik dari masyarakat maupun dari beragam tenant peserta. Terbukti, kegiatan ini ramai dipadati oleh pengunjung yang penasaran akan sajian kuliner yang ditawarkan. Hal ini juga menjadi keuntungan tersendiri bagi sejumlah tenant yang hadir. Jumlah porsi yang ditawarkan sesuai dengan antusiasme dari pengunjung, bahkan ada pula tenant yang berhasil menjual seluruh produknya, atau sold out.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Eaters 2017, Aloysius Dimas Adinugroho, berharap bahwa Eaters akan menjadi event yang lebih baik kedepannya dan menjadi acara yang dinantikan oleh masyarakat Kota Bandung. “Juga ditunggu oleh UMKM sebagai sarana pemasaran yang baik, yang dapat membantu mereka untuk memasarkan produk,” lanjutnya.





