Menjadi Bagian untuk Mengabdi di Tengah Masyarakat

Menjadi Bagian untuk Mengabdi di Tengah Masyarakat

Program Pendidikan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) menyelenggarakan kegiatan pengabdian bagi para mahasiswa untuk kali ketiga pada 13 Juli sampai 10 Agustus 2016 di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini diikuti oleh 12 orang peserta, terdiri dari 11 mahasiswi dan 1 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi. Dalam kegiatan ini dilibatkan pula 4 orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang akan bertugas untuk mendampingi para peserta, yaitu Bpk. Ario Tejo Sugiarto (LPH), Ibu Judith Felicia Pattiwael (Fakultas Ekonomi), Bpk. Andreas Doweng Bolo (LPH), dan Bpk. Cosmas Lili Alika (LPH). Selain para DPL, terdapat pula 2 dosen observer untuk bekerja sama dengan para DPL dalam pendampingan tersebut, yaitu Ibu Cindy Marika dan Bpk. Andy Chandra (Fakultas Teknologi Industri).

Sebelum terjun ke masyarakat, tentunya para peserta perlu diberikan ‘bekal’ terlebih dahulu agar siap dan mantap untuk berproses bersama dengan warga Desa Sindulang. Oleh karena itu, tim P3M merancang beberapa kali pertemuan kelas dengan berbagai macam topik yang menunjang kegiatan pengabdian tersebut. Kepala Desa dan Sekretaris Desa dihadirkan pula dalam salah satu pertemuan untuk bercerita dan memberikan gambaran mengenai situasi dan kondisi Desa Sindulang. Pembekalan ini juga menjadi sarana untuk memberikan peneguhan bagi para peserta agar semakin yakin pula untuk berpartisipasi  dalam pengabdian masyarakat ini.

Setelah mengikuti berbagai pembekalan tersebut, tibalah para mahasiswa untuk terjun ke masyarakat. Proses selama di desa ini diawali dengan masa observasi. Para peserta mencari data dan mengadakan pertemuan berulang kali dengan para perangkat maupun warga desa untuk mencari tahu proyek apa yang bisa dilakukan di desa maupun dusun berdasarkan data-data fisik maupun non fisik yang dapat merepresentasikan kebutuhan warga yang sesungguhnya. Adapun proyek yang dikerjakan oleh para mahasiswa pada pengabdian masyarakat kali ini adalah pengadaan pipa untuk aliran limbah rumah tangga, pengadaan jalan sederhana di wilayah dusun, perbaikan tanggul selokan, perbaikan MCK, dialog pemerataan air, dan masih banyak lagi. Para warga pun terlihat antusias dan terlibat aktif dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut.

28 hari berlalu dan rasa kebersamaan sebagai satu keluarga membuat para mahasiswa sulit untuk melepaskan kaki mereka dari Desa Sindulang. Totalitas proses yang ditunjukkan oleh para mahasiswa dan juga para pendamping menyempurnakan seluruh dinamika kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tidak bisa hanya berkutat dengan ide dan pemikiran, tetapi harus bertindak dan terlibat. Berani menjadi bagian untuk mengabdi di tengah masyarakat.

Berita Terkini

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR Raih Penghargaan Pengabdian Masyarakat dari Tribun Jabar

UNPAR.AC.ID, Bandung – Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) meraih penghargaan “Pengabdian Masyarakat Melalui Pendidikan”  dalam ajang Editor’s Choice 2.0 yang diselenggarakan surat kabar harian Jawa Barat, Tribun Jabar. UNPAR dinilai menjadi Perguruan Tinggi...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Aug 30, 2016

X